Hanya Menonton Film Islami, Pria Muslim Uighur Dihukum 7 Tahun oleh Pemerintah Komunis China

Islamedia – Tindakan represif Pemerintah Komunis China terhadap pemeluk Muslim Uighur semakin menjadi, kali ini pria Muslim Uighur mendapatkan vonis hukuman 7 penjara hanya karena menonton film Islami.

Seperti dilansir cnnindonesia kamis(12/5/2016), Pihak Pemerintah Komunis China menganggap bahwa menonton Film Islami merupakan tindakan kriminal dan dianggap kegiatan yang sensitif. Pemerintah Komunis China berdalih bahwa vonis ini dijatuhkan di tengah kekhawatiran terhadap terorisme dan separatisme di wilayah Xinjiang.

Pria Muslim Uighur ini bernama Eli Yasin dari Chagrag di Aksu, Xinjiang. Yasin dituding tengah merencanakan pergi keluar negeri bersama keluarganya untuk “melancarkan jihad”.

Selain Yasin, turut ditahan dua adik perempuannya dan para suami mereka. Belum diketahui nasib keempat orang yang ditahan bersama Yasin tersebut.

Pemerintah Komunis China mengatakan bahwa mereka tengah mendapatkan ancaman serius dari teroris dan separatis Muslim di Xinjiang, wilayah strategis yang terletak di perbatasan Asia Tengah. Ratusan polisi dan warga sipil tewas dalam bentrokan dan konflik antar-etnis di wilayah ini.

Namun lembaga HAM dan warga Uighur di pengasingan mengatakan China tidak pernah menampilkan bukti yang konkret soal adanya militan yang melawan pemerintah. Bentrokan juga terjadi karena kemarahan warga yang dikekang kehidupan berbudaya dan beragama mereka. [islamedia/cnn]

Related Posts

Facebook Comments

You may also like

Fraksi PKS Kecam Larangan Puasa oleh Pemerintah Komunis China

Islamedia – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) secara