Ahok Sebut Jakarta Tak Larang Jual Miras, Fahira Idris: Mungkin Beliau Lagi Banyak Persoalan

Staf Mendagri Perda Miras yang Dicabut Itu yang Melarang Miras Total 100

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan tidak ada larangan mini market menjual minuman keras (Miras) golongan A (bir dan sejenisnya).

Menurutnya, aturan mengenai peredaran Miras di Jakarta dikembalikan ke Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum sehingga bir boleh dijual di mini market.

Pernyataan tersebut dinilai Fahira Idris sebagai bentuk ketidakpahaman seorang kepala daerah terhadap regulasi terkait Miras.

Saya berpikiran positif saja, mungkin beliau lagi banyak persoalan jadi tidak fokus sehingga pernyataannya keliru,” ujarnya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (25/5).

Anggota DPD RI ini meminta Ahok mengikuti aturan yang ada dan jangan menfsirkan sendiri.

Pak Ahok kan terkenal dengan orang yang paling taat dengan konstitusi, jadi ikuti aja aturan, jangan buat tafsir sendiri,” kata Ketua Gerakan Nasional Anti Miras (Genam) ini, sebagaimana dilansir Republika.

Lebih lanjut, Fahira mengatakan soal Miras di Perda Ketertiban Umum cuma satu yaitu Pasal 46 yang menyatakan “Setiap orang atau badan dilarang mengedarkan, menyimpan dan menjual minuman beralkohol tanpa izin dari pejabat yang berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan”.

Dengan begitu, karena DKI Jakarta belum mempunyai aturan khusus atau perda tentang Miras, maka harus mengikuti peraturan perundang-undangan soal Miras yaitu Peraturan Presiden Nomor 74 Tahun 2013 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol yang menjadi dasar keluarnya Permendag Nomor 06 Tahun 2015 yang melarang total semua mini market atau toko pengecer di Indonesia menjual segala jenis Miras. [republika/islamedia]

Facebook Comments

You may also like

Hancurkan 16000 Botol Miras, Walikota Depok Nyatakan Perang dengan Miras

Islamedia – Walikota Depok Idris Abdul Shomad melakukan