Tanah “Kampung Luar Batang” Dibeli oleh Habib Alaydrus Kemudian Dibagikan ke Warga Pribumi, Tiba-Tiba Ahok Merampoknya

Tanah Luar Batang Dibeli oleh Habib Alaydrus Kemudian Dibagikan ke Warga Pribumi, Tiba-Tiba Ahok Merampoknya

Islamedia – Kuasa Hukum Warga Kampung Luar Batang Profesor Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan bahwa tanah di Kampung Luar Batang merupakan tanah partikelir yang sudah dibeli oleh Habib Alaydrus pada tahun 1730 lalu kepada pemerintah Kolonial Belanda.

Setelah membeli tanah Kampung Luar Batang, Habib Alaydrus kemudian membagikanya secara gratis kepada warga masyarakat pribumi yang ingin tinggal di lahan tersebut, bahkan di lahan tersebut berdiri juga masjid yang sampai detik ini masih ada.

Dalam perkembangannya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dipimpin Ahok kemudian merampoknya dan mengklaim bahwa tanah Kampung Luar Batang merupakan milik negara dan masyarakat harus angkat kaki.

Menurut Prof Yusril masyarakat yang tinggal di Kampung Luar Batang memiliki kelengkapan sertifikat kepemilikan atas tanah yang mereka tempati. Yusril justru menanyakan balik perihal klaim Pemerintah Provinsi DKI Jakarta soal kepemilikan tanah tersebut.

Setelah digugat oleh Yusril, Ahok justru memberi jawaban yang membingungkan dengan niat pemprov DKI Jakarta yang ingin menggusur Pasar Ikan, bukan Kampung Luar Batang. “Jadi jawaban pun sudah bolak-balik, ke sana kemari, beliau (Ahok) itu capek, gundah gulana,” ujar Yusril. [islamedia.mh]

Related Posts

Facebook Comments

You may also like

Terungkap Ada yang Sengaja Membakar Kampung Luar Batang

Islamedia – Kebakaran yang melanda permukiman kampung Luar