Partai Islam Pimpin Koalisi Pemerintahan, Tingkat Pengangguran di Maroko Turun

Islamedia – Selain Tunisia yang sejauh ini dianggap berhasil melalui masa-masa genting Arab Spring, ada juga Maroko yang tak terjatuh ke dalam konflik sipil. Setelah memenangi pemilu nasional pada 2011 silam, Partai Keadilan dan Pembangunan yang kerap diidentifikasi sebagai kaum Islamis, tampil menjadi partai berkuasa, memimpin koalisi di pemerintahan.

Laporan Morocco World News menyebutkan, tingkat pengangguran di Maroko menurun dari 9,9 persen pada tahun 2014, menjadi 9,7 persen pada tahun 2015, demikian menurut Komisi Tinggi Perencanaan Maroko seperti dilansir laman IINA pada Rabu (10/2/2016) ini.

Sejalan dengan penurunan itu, angka penganggur menurun sebanyak 1,6 persen dari 1,167,000 orang pada 2014, menjadi hanya 1,148,000 pada 2015. Komisi Tinggi menyebutkan bahwa secara keseluruhan jumlah penganggur mengalami penurunan sebanyak 19.000 orang.

Penurunan tingkat pengangguran itu, juga terjadi baik di kawasan perkotaan maupun perdesaan. Di daerah urban, tingkat pengangguran menurun dari 14,8 persen menjadi 14,6 persen. Sedangkan di perdesaan, mengalami penurunan pula dari 4,2 persen menjadi 4,1 persen.

Sementara itu di Indonesia sendiri, seperti diungkap Badan Pusat Statistik (BPS) pada November lalu, jumlah pengangguran per Agustus 2015 melonjak sebanyak 320 ribu orang, membuat total jumlah pengangguran menjadi sebanyak 7,56 juta orang,  dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu 7,24 juta jiwa.

Jumlah tersebut berhasil mendudukkan Indonesia sebagai negara dengan angka pengangguran tertinggi di ASEAN.  (ismed/iina/cnnindonesia/okezone)

Facebook Comments

You may also like

Anies Terima Kunjungan Pengurus PWNU di Kediamannya

Islamedia РSetelah salat subuh, Calon Gubernur DKI Jakarta