Pemerintah Sekuler Tajikistan Paksa Wanita Lepas Jilbab dan Cukur Jenggot Pria

Berdalih memberangus kelompok Islam radikal, pemerintahan sekuler Tajikistan membuat kebijakan yang menodai syariat Islam, yaitu dengan menyuruh 1.700 wanita melepas kerudung dan mencukur jenggot 13 ribu pria.

“Hal ini kami lakukan agar tidak ada kelompok Islam radikal di negara kami,” ucap seorang pejabat lokal, seperti dilansir dari Daily Mail, Kamis (21/1).

Tidak hanya itu, bahkan salah satu negara Asia Tengah ini menutup 162 toko yang menjual hijab. Usai melakukan ‘pembersihan’ polisi membandingkan foto seorang pria sebelum dan sesudah dicukur jenggotnya, demikian radio Liberty.

Diberitakan Merdeka, pekan lalu, parlemen Tajikistan malah membuat keputusan untuk melarang orang Arab masuk dan penggunaan nama berbau Islami seperti Muhammad pada bayi yang baru lahir. Tajikistan bahkan mengerahkan ribuan tentara di daerah perbatasan.

Tajikistan merupakan salah satu negara yang penduduknya mayoritas muslim, namun memiliki pemerintahan yang sekuler. Di negara ini, partai berbau Islami dilarang dari sistem politik mereka. [merdeka/islamedia]

Facebook Comments

You may also like

Intoleran, Juri Karate Se-Jatim Larang Peserta Siswi Muslimah ini Berjilbab

Islamedia¬†–¬†Nasib umat Islam di negeri ini, yang merupakan