Lecehkan Adzan, Partai Amal Islami Jordan Kecam Netanyahu

Pernyataan Perdana menteri Israel, Benyamin Netanyahu terhadap syiar adzan dan meminta adanya larangan penggunaan pengeras suara di masjid-masjid dikecam oleh Partai Front Amal Islam Jordania.

Diberitakan Info Palestina, seperti diketahui, saat sidang fraksi partai Likud kemarin, Netanyahu mengatakan, tidak ada supremasi hukum di sebagian besar distrik Arab, misalnya dalam hal bangunan dan penggunaan suara dari dalam masjid serta bolehnya poligami. Netanyahu mengecam penggunaan pengeras suara dari dalam masjid. Ia mengatakan, tak mungkin kami menerima soal ini. Karena tidak ada keterangannya dalam agama manapun bolehnya mengganggu orang lain dengan menggunakan pengeras suara dan juga tidak ada aturannya baik di negara-negara Arab maupun Eropa.

Hal tersebut dinilai pejabat masalah Palestina di partai Partai Front Amal Islami, Naem Hashowanah , sebagai bentuk pelecehan sekaligus menunjukan kedengkianya terhadap syiar-syiar islam dan mengajak para pemimpin yang lain untuk membenci islam. Bahkan dalam sejumlah pernyataannya yang lain, ia menyerukan pengusiran kaum nasrani dari wilayah Israrel.

Hashowanah mengatakan, pernyataan Netanyahu tertolak secara agama, kemanusiaan maupun sosial. Ia dan kroninya berusaha untuk meyahudikan negaranya dan mengusir kaum muslimin yang tinggal di dalamnya. [infopalestina/islamedia]

Facebook Comments

You may also like

Menhan Israel Minta Yahudi Perancis Tinggalkan Negaranya dan Pindah ke Israel

Islamedia¬†–¬†Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman meminta warga Yahudi