Gerakan Islam Suriah Kecam Bom Teroris di Turki

Polisi Turki Melakukan Olah TKP dilokasi Ledakan di Istanbul (Reuters)

Peristiwa bom bunuh diri yang menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai belasan lainnya di kawasan wisata Sultanahmet di Kota Istanbul, Turki ( baca : Ledakan Bom di Istanbul, 10 Meninggal dan Belasan orang Terluka), dikecam oleh Gerakan Islam Ahrar al-Sham dan Jaysh al-Islam dua faksi utama gerakan Revolusi Suriah.

Pemboman di ibukota Turki tersebut dikutuk oleh Ahmed Kara Ali, juru bicara Ahrar al-Sham sebagai “tindakan teroris pengecut”.

Ia juga menyampaikan dukungannya pada pemerintah dan rakyat Turki dan menegaskan dukungan mereka untuk pemerintah dan rakyat Turki.

“Kami berdiri dengan persaudaraan bersama pemerintah dan rakyat Turki, dan meminta Allah untuk menjaga keamanan Turki, mereka telah memberi tempat berlindung dan dukungan saat tidak ada yang mendukung kami “ ujarnya seperti dilansir Middle East Update.

Sementara itu, sebuah pernyataan resmi disampaikan oleh Pemimpin Jaysh al-Islam, yang mengutuk serangan teroris tersebut.

“Pemimpin Jaysh al-Islam mengutuk dengan sangat serangan teroris pengecut yang mentargetkan orang yang tidak bersalah di kota Istanbul Turki”. Tegasnya

Sama halnya dengan Ahrar Al-Sham, Jaysh al-Islam pun turut memberikan dukungan dan solidaritas mereka pada Turki dalam menghadapi serangan gencar dari penindasan dan dominasi rezim kriminal sebagai sebuah kewajiban moral.

Pemerintah Turki telah mengumumkan bahwa pelaku pemboman Istanbul yang mentargetkan wisatawan asing adalah seorang warga Suriah berusia 28 tahun. [middleeastupdate/islamedia]

Facebook Comments

You may also like

Pria Bersenjata Serang Diskotik di Turki, 35 Orang Meninggal Dunia

Islamedia – Sebuah diskotik di Ortakoy Turki mendapat