Bantu Pengungsi Suriah Hadapi Musim Dingin, Lembaga Ini Pun Bergerak

Islamedia – Sebagai bagian dari program bantuan untuk pengungsi Suriah dalam menghadapi musim dingin, sebuah kampanye dengan tajuk “Musim Dingin Hangat 2016” pun diluncurkan. Program yang menyasar sebanyak 30.000 keluarga pengungsi Suriah di Libanon itu digarap oleh Bulan Sabit Merah Kuwait. Pihak Bulan Sabit Merah Kuwait sendiri mengumumkan tahap awal pembagian bantuan di Beirut Libanon pada Kamis (31/12) lalu. Pada tahap awal itu, pihaknya telah membagikan bantuan kemanusiaan kepada 700 keluarga pengungsi Suriah di berbagai daerah di Libanon.

Dalam keterangannya kepada Kuwait News Agency (KUNA), utusan Bulan Sabit Merah Kuwait untuk Libanon,  Musaed Al-Enezi mengatakan, bahwa program tersebut diisi dengan pembagian selimut kepada 700 keluarga pengungsi di Al-Beq’a, Libanon bagian timur, dan Akkar, daerah Libanon utara. Selain itu, pihak Kuwait juga menyediakan obat-obatan sebagai bagian dari proyek bersama Badan Kerjasama Negara-negara Teluk, yang diimplementasikan dengan koordinasi bersama Bulan Sabit Merah Qatar.

Al-Enezi juga menegaskan, bahwa program bantuan yang terus dilakukan pihak Kuwait, khususnya di Libanon, dimaksudkan untuk meringankan derita keluarga pengungsi Suriah, serta untuk memenuhi kebutuhan mereka semaksimal mungkin.

Sementara itu, Yousef Butrus selaku koordinator operasi di Bulan Sabit Merah Libanon, menekankan arti penting program tersebut dalam waktu seperti sekarang, di mana Libanon mendekati gelombang cuaca dingin, hujan salju, dan hujan lebat. Butrus memuji peranan besar yang dimainkan Kuwait dalam menyebarkan bantuan bagi warga yang membutuhkan di tengah cuaca buruk.

Lebih dari satu juta orang pengungsi Suriah bermukim di kamp-kamp pengungsi di Libanon, sebagian besarnya anak-anak, perempuan, dan lansia. (ismed/iina)

Facebook Comments

You may also like

Totalitas Hijrah, Eggy John Hilangkan Tato di Tubuhnya

Islamedia – Keputusan jalan hijrah dan lebih dekat