Upaya Pelarangan Hijab di Sekolah Ditolak Pengadilan Federal Swiss

Keberatan dengan pengunaan hijab yang dilakukan oleh salah satu siswi muslim, sekolah Saint Margrethen di daerah Saint Gallen ajukan banding di pengadilan Federal Swiss. Namun, usaha pihak otoritas sekolah tersebut gagal karena bading ditolak pengadilan.

Agustus silam, sebenarnya pengadilan setempat telah mencabut larangan tersebut, namun pihak sekolah mengajukan banding ke pengadilan yang lebih tinggi.

Akhirnya, Pengadilan Federal Swiss menolak banding tersebut. Majelis hakim berpendapat, penggunaan hijab tidak mempengaruhi efektivitas dari proses belajar-mengajar.

”Menggunakan hijab tidak membuat seseorang menjadi lebih kasar ataupun tidak disiplin,” ujar salah satu anggota Majelis Hakim Pengadilan Federal Swiss, Florence Aubry Girardin, seperti dlansir republika dikutip Swissinfo.ch, Sabtu (12/12).

Keputusan ini menjadi keputusan akhir dari kasus larangan penggunaan hijab di sekolah sejak 2013 silam.

Diberitakan, siswi berusia 14 tahun itu mengenakan hijab selama berada di sekolah dan mengikuti pelajaran. Pihak sekolah berpendapat, berdasarkan peraturan sekolah, setiap siswa-siswi dilarang untuk menggunakan pakaian, yang menunjukan simbol-simbol keagamaan, termasuk hijab dan penutup kepala.

Kasus pelarangan hijab ini bukan pertama kali yang terjadi di Swiss. Di sejumlah wilayah ada upaya untuk melarang penggunaan hijab di tempat-tempat umum, dan hal ini didukung oleh parlemen setempat. [republika/islamedia]

Related Posts

Facebook Comments

You may also like

Lawan Larangan Burqa, Pebisnis Aljazair ini Bayarkan Denda Muslimah yang Kenakan Burqa

Menyusul keluarnya aturan larangan pemakaian burqa yang baru