Tim Ekonomi Jokowi-JK Gagal Jaga Rupiah

Nilai tukar rupiah yang makin merosot, ditambah dengan pertumbuhan ekonomi kian tergerus, sehingga defisit perdagangan bakal melebar, mengindikasikan tidak ada penjagaan yang baik dari tim ekonomi Kabinet Kerja Jokowi-JK

Hal ini diungkapkan Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Didik J Rachbini di kantornya, Jakarta, Sabtu (3/10).

Ia menganalogikan fenomena rupiah tersebut dengan permainan sepak bola yang jika gawangnya tidak dijaga, maka akan kebobolan.

Dan lagi, kesalahan tersebut tidak bisa dibebankan kepada orang per orang menteri ekonomi. “Itu tidak bisa (disalahkan) orang per orang. Itu kan tim ekonomi,” ujar Didik seperti dilansir inilah.

Oleh karena itu, Didik menyarankan agar pemerintahan Jokowi-JK memperluas insentif untuk dunia usaha, baik suku bunga, kemudahan bisnis, perizinan yang mudah. Selain itu, insentif penurunan harga BBM setahun setelah normal kembali lagi, seharusnya dipikirkan. [inilah/islamedia]

Facebook Comments

You may also like

Presiden Jokowi Perintahkan Evaluasi Media Online Penebar Hoax dan Provokasi

Islamedia – Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar dilakukan