Yang terjadi di Tolikara bukan kerusuhan, tapi Terorisme!

Islamedia – Kawan, salah satu tuntutan kita tercapai!! Alhamdulillah. Selamat untuk kerja bersama kita! Polisi tangkap dua dalang teror Tolikara.

Saya menolak melihat ini sebagai ‘kerusuhan’ seperti framing mayoritas media nasional. Kerusuhan terjadi kala sekelompok orang berkumpul bersama untuk melakukan tindak kekerasan, biasanya sebagai tindak balas terhadap perlakuan yang dianggap tidak adil ataupun sebagai upaya penentangan terhadap sesuatu.

Yang terjadi di Tolikara bukan kerusuhan, tapi terorisme!

Menurut Undang-Undang Nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Tindak Pidana Terorisme, adalah:

Dengan sengaja menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan menimbulkan suasana teror atau rasa takut terhadap orang secara meluas atau menimbulkan korban yang bersifat massal, dengan cara merampas kemerdekaan atau menghilangkan nyawa dan harta benda orang lain atau mengakibatkan kerusakan atau kehancuran terhadap obyek-obyek vital yang strategis atau lingkungan hidup atau fasilitas publik atau fasilitas internasional (Pasal 6).

Dengan sengaja menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan bermaksud untuk menimbulkan suasana terror atau rasa takut terhadap orang secara meluas atau menimbulkan korban yang bersifat massal, dengan cara merampas kemerdekaan atau menghilangkan nyawa dan harta benda orang lain atau mengakibatkan kerusakan atau kehancuran terhadap obyek-obyek vital yang strategis atau lingkungan hidup atau fasilitas publik atau fasilitas internasional (Pasal 7).

Yang terjadi di Tolikara adalah tindak terorisme, bukan kerusuhan.

Kita lanjutkan perjuangan ini!

https://www.change.org/p/pak-jokowi-pak-jk-usut-tuntas-tero…

Maimon Herawati

Facebook Comments