Warsito Prihatin dengan Vonis 7 Tahun Terhadap Pembuat Mobil Listrik

Warsito Prihatin dengan Vonis 7 Tahun Terhadap Pembuat Mobil Listrik

Islamedia – Penemu alat pembasmi kanker ECVT Doktor Warsito Purwo Tauno menuliskan tagar #‎TurutPrihatin‬ ‪#‎MasDasep‬ sebagai keprihatiananya atas keputusan Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi Jakarta yang telah menjatuhkan vonis penjara 7 tahun dan denda Rp200 juta subsidair tiga bulan kurungan terhadap pembuat mobil listrik Ahmadi Pratama Dasep.

Warsito mengungkapkan bahwa apa yang dilakukan oleh Dasep merupakan salah satu riset atau penelitian. Warsito memaparkan bahwa riset atau penelitian itu seperti jalan biasa, sementara pasar merupakan jalan tol, dari jalan biasa ke tol memerlukan jembatan yang disebut RAMP.

RAMP menyambungkan kecepatan rendah JALAN BIASA ke kecepatan tinggi JALAN TOL. Perlu aturan khusus, yang bukan lagi JALAN BIASA, tetapi tetap tak bisa diatur dengan aturan JALAN TOL. JEMBATAN RAMP itu lah INOVASI. Buatkanlah JEMBATAN itu, Karena PASAR ini bukan milik anak negeri. Biar anak negeri bisa masuk JALAN TOL” tulis Warsito di akun Facebook pribadinya, selasa (15/3/2016).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya Ketua Majelis Hakim Arifin di Pengadilan Tipikor Jakarta Menyatakan terdakwa Dasep terbukti sah dan meyakinkan melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi. Sementara Dasep sendiri mengklaim bahwa yang dilakukanya merupakan penelitian, bukan perbuatan kejahatan. (baca:Dasep : Saya Ini Melakukan Penelitian Mobil Listrik, Mengapa Justru Dipenjara?). [islamedia/mh]

Facebook Comments