Warsito : ECCT Tegangan 15 Volt Dituding Beresiko, Alat Tegangan 220 Volt Bebas Dijual Tak Beresiko

0
ECCT Tegangan 15 Volt Dituding Beresiko, Alat tegangan 220 Volt Bebas Dijual Tak Beresiko

Islamedia – Penemu alat pembasmi kanker Doktor Warsito Purwo Taruno mengungkap keanehan yang terjadi di Indonesia terkait peredaran alat kesehatan.

Alat temuanya Electro Capacitive Cancer Treatment (ECCT) yang memiliki catuan tegangan rendah dianggap beresiko, sementara alat yang betegangan tinggi dijual bebas dipasaran tak harus melakukan uji klinis.

ECCT tenaga batere +-15V maks, masuk kelas 3 (resiko tinggi) dan harus uji klinis; alat ini tenaga listrik 220V colok langsung, masuk kelas 1 atau 2 (tak berisiko/resiko rendah)(?), tak perlu uji klinis” tulis Doktor Warsito melalui akun Facebook pribadinya, kamis (31/3/2016).

Komentar Dr Warsito di Facebook Pribadinya, kamis (31/3/2016)
Komentar Dr Warsito di Facebook Pribadinya, kamis (31/3/2016)

Pernyataan Warsito keluar ketika salah satu rekanya bernama Candra Dermawan mengunggah sebuah foto iklan alat terapi kesehatan yang dapat mengobati berbagai penyakit, termasuk kanker. [islamedia/mh]

Facebook Comments