Warga Yahudi Gelar Long March, Minta Masjid Al Aqsa Dirobohkan

0

Islamedia – Puluhan warga pemukim yahudi menggelar long march di kota Al-Quds meminta agar masjid Al-Aqsha dirobohkan dan membangun kuil mitos mereka.

Seperti dilansir infopalestina, Jum’at (11/12/2015), lebih dari 40 warga pemukim yahudi dekat gerbang Khalil di Al-Quds dengan pakaian khusus membawa poster menuntut agar masjid Al-Aqsha dirobohkan dan membangun di atasnya kuil mitos yahudi. Mereka berusaha menembus tembok Al-Barraq di Kota Tua namun polisi Israel menghalangi mereka karena dikhawatirkan terjadi bentrokan.

Sebelumnya, organisasi Yahudi “Back to Temple” salah satu organisasi pembela kuil mitos menyerukan warga Yahudi ikut dalam aksi long march “menghancurkan masjid Al-Aqsha dan membangun kuil” untuk menekan pemerintah Israel mengahancurkan masjid Al-Aqsha dan membangun kuil di atasnya. Mereka mulai berkumpul dan mengarah ke masjid al-Aqsha untuk menyalakan “kandil lilin” di hari kelima Festival Hanuka Yahudi.

Dalam konteks yang sama, sejumlah warga pemukim yahudi berjoget dan bernyanyi di gang-gang Kota Lama di Al-Quds yang memprovokasi warga Palestina dengan penjagaan ketat dari pasukan Israel. Bahkan pasukan Israel memaksa pemilik toko Palestina menutup toko mereka dengan alasan mengamankan aksi long march mereka.

Usai isu, bentrokan terjadi antara pasukan Israel dengan pemuda Palestina di gerbang Khuttabh di Kota Lama di Al-Quds. Sejumlah warga terluka oleh lemparan bom gas air mata, sebagian lagi ditangkap.

Massa Palestina di Tepi Barat di seluruh kota dan perkampungan masih terus menggelorakan Intifadhah menolak kekerasan dan meningkatnya kejahatan Israel di Al-Quds dan tempat suci di sana, terutama terhadap Al-Aqsha. [islamedia/infopalestina/YL]

Facebook Comments