Walikota Bogor Ingin Terapkan Aplikasi Anti-pornografi Karya Mahasiswa IPB

0
Aplikasi Integrated Porn Autocensor buatan Mahasiswa IPB.

Islamedia – Aplikasi autosensor antipornografi yang diciptakan tiga mahasiswa IPB ternyata menarik perhatian Walikota Bogor, Bima Arya untuk diterapkan di wilayahnya.

“Inovasinya bagus, saya akan undang mereka untuk memamparkan temuannya, dan segera dijadwalkan,” kata Bima seperti dilansir teropong senayan, Rabu (15/6/2016).

Sebelumnya, Bima berkesempatan membaca link berita yang terkait temuan mahasiswa IPB yang berhasil mengembangkan inovasi berupa aplikasi sensor otomatis konten pornografi tersebut. Informasi yang tersaji dalam pemberitaan tersebut, membuat Bima tertarik untuk mengenal lebih jauh aplikasi tersebut.

“Punya nomor kontak mahasiswanya, saya akan coba hubungi mereka,” Ujarnya.

Dalam berbagai kesempatan, Bima yang juga memiliki latar belakang sebagai pengajar di salah satu perguruan tinggi swasta kerap melibatkan sejumlah perguruan tinggi dalam mendukung program pembangunan di Kota Bogor.

Beberapa kerja sama telah dijalankan seperti di bidang kesehatan melibatkan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB meluncurkan Mobil Curhat, yakni mobil layanan konseling tentang gizi maupun sosial masyarakat.

Bahkan pada saat perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-534, Pemkot Bogor juga melibatkan Universitas Prasetya Mulya dalam menciptakan “city branding” Kota Bogor yang dipaparkan dalam kegiatan “Bogor Punya Cerita”.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, aplikasi autosensor antipornografi yang berhasil diciptakan oleh mahasiswa IPB cocok digunakan untuk pengguna warnet atau warung internet, sehingga membantu mengoptimalkan upaya pemerintah dalam mengawasi penggunaan internet yang mengandung unsur pornografi di masyarakat.

“Aplikasi ini sebaiknya digunakan di warnet-warnet, ini akan memudahkan pengawasan, mencegah konten-konten pornografi dijangkau oleh masyarakat khususnya anak remaja,” kata Yuandri Trisaputra, salah satu anggota tim penemu aplikasi autonsensor antipornografi dilansir Antara.[Islamedia/ts/YL]

Facebook Comments