Wakil Ketua MPR: Narkoba Lebih Berbahaya dari Terorisme

Puluhan korban tewas setiap harinya dan kerugian negara triliunan rupiah yang disebabkan oleh Narkoba dinilai Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid sudah menjadi teror bagi generasi muda Indonesia. Bahkan narkoba lebih berbahaya dibanding terorisme itu sendiri.

“Menurut data BNN (Badan Narkotika Nasional) setiap hari 40 sampai 50 orang meninggal akibat narkoba, kerugian negara mencapai Rp 63 triliun. Narkoba ini merupakan persoalan besar,” ujarnya, dikutip dari Rmol.

Lebih lanjut, Hidayat ingin BNN seperti halnya KPK dalam memberantas penyalahgunaan narkoba.

“Kita ingin BNN seperti KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), bahkan lebih kuat. Kalau untuk memberantas terorisme ada Densus 88, BNN seharusnya mempunyai detasemen seperti itu untuk memerangi terorisme narkoba. Saya sangat setuju dengan pembentukan detasemen anti narkoba. Kalau tidak diperangi, saya tidak bisa membayangkan Indonesia akan seperti apa nanti,” jelasnya ketika menerima kunjungan DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di ruang kerja, komplek Parlemen, Jakarta (Senin, 7/3).

Hidayat menambahkan, pusat peredaran narkoba masih berada di kawasan Asia Tenggara, terutama daerah segitiga emas perbatasan antara Thailand, Myanmar, dan Laos.

“Apalagi dengan MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) ini, Indonesia sangat terbuka. Narkoba bisa masuk melalui Malaysia,” ujarnya. [rmol/islamedia]

Facebook Comments