Trio Kekuatan Dunia Islam Gelar Konsolidasi

Pertemuan Menlu Turki, Menlu Qatar, dan Menlu Arab Saudi

Islamedia – Tiga menteri luar negeri dari negara yang baru saja mendeklarasikan Aliansi Militer Negara Islam, melakukan pertemuan konsolidasi, demikian disiarkan Anadolu Agency pada Jumat (18/12). Ketiga Menlu tersebut masing-masing ialah Menlu Turki Mevlut Cavusoglu, Menlu Arab Saudi Adel al-Jubeir, dan Menlu Qatar Khalid bin Mohamed al-Attiyah.

Anadolu menyebut pertemuan trio kekuatan dunia Islam itu adalah untuk “membahas upaya-upaya diplomatis demi menemukan solusi politik bagi penyelesaian konflik Suriah.” Pertemuan tersebut digelar tertutup di kota New York, jelang pertemuan putaran ketiga International Syria Support Group (IISG). Pertemuan IISG itu sendiri bertujuan untuk menengahi konflik agar perang Suriah yang memasuki tahun kelima ini segera berakhir.

Dua pertemuan IISG sebelumnya sudah dilakukan di kota Wina, Swiss. Sebagai hasil dari pertemuan pertama (30 Oktober 2015) dan kedua (14 November 2015) itu, para menteri dari sekira 20 negara bersepakat menetapkan jadwal yang akan memberi kesempatan faksi-faksi Suriah membentuk pemerintahan transisi dalam 6 bulan, serta menyelenggarakan pemilihan umum nasional dengan supervisi PBB dalam waktu 18 bulan.

Sejumlah diplomat mengatakan bahwa pertemuan hari IISG hari Jum’at di new York itu akan mengarah kepada keluarnya resolusi Dewan Keamanan PBB perihal gencatan senjata perang Suriah yang telah memakan korban jiwa 250.000 orang lebih sejak tahun 2011.

Sementara itu, New York Times dalam laporannya menyebut ada sekurangnya tiga persoalan yang belum terselesaikan dalam pertemuan IISG tersebut. Pertama adalah penentuan kelompok Suriah yang manakah yang perlu didefinisikan sebagai teroris. Kedua, apakah Dewan Keamanan akan mendukung aliansi oposisi Suriah yang bertandang ke Arab Saudi pekan lalu, dan ketiga, apakah Bashar Assad akan diperbolehkan mencalonkan diri kembali. (ismed/aacom/nyt)

Facebook Comments