Tinggalkan Indonesia, Doktor Warsito Kembangkan Temuan Anti Kankernya di Polandia

Tinggalkan Indonesia, Doktor Warsito Kembangkan Temuan Anti Kankernya di Polandia

Islamedia – Doktor Warsito Taruno akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Indonesia dan memilih mengembangkan Electro-Capacitive Cancer Therapy (ECCT) anti kanker di Warsawa Polandia.

Keputusan besar ini diambil Warsito setelah klinik risetnya ditutup oleh Kementrian Kesehatan Indonesia dan tidak jelas dukungan Pemerintah Indonesia untuk pengembangan temuanya.

Dua kementerian yaitu, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Riset dan Teknologi sudah berbulan-bulan, sejak akhir tahun lalu, mengevaluasi teknologinya. Namun evaluasi belum selesai, malah kedua kementerian itu masih butuh waktu lagi untuk evaluasi” ujar Warsito sebagaimana dilansir viva, kamis(11/2/2016).

Saat ditanya mengapa Polandia menjadi negara pilihanya, Warsito menjelaskan bahwa sudah sejak tahun 2015 ada lembaga di Kota Warsawa Polandia tertarik dengan teknologi ECCT temuanya, namu saat itu Warsito tidak merespon karena masih berharap Pemerintah Indonesia memberikan dukunganya.

Tadinya kami kurang begitu merespons, tetapi karena mereka sangat antusias dan kondisi dalam negeri tak kondusif, akhirnya kami lebih fokus ke sana (Polandia)” jelas Warsito.

Warsito juga memaparkan bahwa Warsawa adalah kota kelahiran Marie Curie, fisikawan, penemu Polon dan Radon, satu-satunya wanita yang meraih Nobel dua kali, pionir radio terapi 100 tahun lebih yang lalu. Sekarang, kami memulai pelatihan ECCT internasional pertama untuk pengobatan kanker dari tempat pertama kali Curie Intitute od Oncology, Warsawa didirikan.

Klinik riset kanker yang dikelola Doktor Warsito Purwo akhirnya resmi ditutup oleh Pemerintah Indonesia pada januari 2016 lalu, dengan alasan masih dalam proses review oleh Kementerian Kesehatan dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. (baca : Pemerintah Indonesia Resmi Menutup Klinik Riset Kanker Warsito). [islamedia/mh]

Facebook Comments