Tim Forensik Temukan Bekas Kekerasan di Jasad Siyono

Jasad Siyono diangkat dari kubur dan dilakukan Otopsi (panjimas)

Islamedia – Ketua Tim Forensik Muhammadiyah dr. Gatot Suharto menyebutkan, terdapat bekas luka akibat pukulan benda tumpul di tubuh Siyono, warga Cawas, Klaten, yang meninggal setelah ditangkap Densus 88 beberapa waktu lalu.

“Dari hasil autopsi Minggu tadi masih bisa ditemukan bekas-bekas luka sewaktu masih hidup,” kata ?dr. Gatot Suharto usai melakukan autopsi terhadap jenazah Siyono di Klaten, Ahad (3/4/2016).

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, bekas luka yang ditemukan di tubuh Siyono merupakan sisa bekas kekerasan dengan benda tumpul. Selain itu juga ditemukan patah tulang di tubuh Siyono. Hanya mengenai berapa jumlah luka persisnya, ia belum bisa menyebutkan.

“Kami menemukan di beberapa titik di tubuh jenazah terdapat bekas kekerasan dengan benda tumpul dan patah tulang,” kata Gatot.

Sedangkan mengenai luka tembak, Gatot menyatakan berdasarkan pengamatan visual dan pengecekan tidak ditemukan adanya bekas luka tembakan di tubuh Siyono.

“Tadinya ada yang bilang cari luka tembak, tetapi sesudah kami lihat kok tidak ada bekas luka tembak,” katanya.

Setelah dilakukan autopsi jenazah, selanjutnya tim dokter forensik Muhammadiyah akan melakukan pemeriksaan mikroskopis untuk memperkuat hasil dari pemeriksaan jenazah Siyono.

“Kami lakukan pemeriksaan luar dan dalam untuk menyimpulkan benang merah dari penyebab kematian Siyono. Hasil forensik mungkin akan keluar satu minggu hingga sepuluh hari ke depan,” ujar Gatot.[islamedia/viva/YL]

Facebook Comments