Tentang Oki Setiana Dewi

Tentang Oki Setiana Dewi

Islamedia – Belakangan ini Media-media Musuh Islam gencar memberitakan saudari Muslimah Kita Oki Setiana Dewi dengan sinis.

Sekali lagi, mereka mencoba meredupkan Cahaya Islam. Ini Tanda Alquran sangat Relevan sampai hari kiamat (Q.s. As-Shaf ayat: 8)

Analisa saya:

Anda Ingat soal AaGym? AaGym redup namanya sekitar tahun 2006, bukan karena beliau menikah lagi. Tapi, karena beliau mempunyai 50 lebih Stasiun Radio di lebih 50 negara, dan beliau ternyata bisa mengendarai Pesawat, dan hampir setiap Majelis Taklim ingin mengundang AaGym. Sampai Majalah The Times pernah menyebut AaGym sebagai Manusia Malaikat. Yang akhirnya membuat AaGym mempunyai Dana yang sangat banyak.

Media sengaja menggunakan isu Poligami (ajaran Islam), karena mereka tau pengajian AaGym banyak dihadiri ibu-ibu, dan ibu-ibu sangat sensitif soal Poligami.

Ingat pesan Buya Hamka, Kalau Orang Islam Kaya, akan dihabisi dengan menghalalkan segala cara.

Sekarang anda bisa lihat OSD (Oki Setiana Dewi).
Nama OSD terangkat setelah berperan dalam Film yang diangkat dari Novel Ketika Cinta Bertasbih karya Habiburahman Elshirazy (Kang Abik).

Pertama kali saya melihat orang pake Jilbab Panjang berperan di Layar Lebar tapi emang aslinya pake Jilbab Panjang. Bukan artis cabe-cabean yang pake Jilbab pas umroh doang atau pas ibunya meninggal doang. Tapi real sudah aslinya pake Jilbab.

Sampai Akhirnya beliau mengisi disalah satu acara di TV bersama Ustad Maulana yang “Jamaaaah eh Jamaaaaaah”.

Media-media musuh Islam beranggapan OSD sama sekali tidak membawa misi Islam. Mereka beranggapan bahwa OSD hanya untuk menaikan Rating saja. Karena Gaya berjilbab OSD sangat mencuri hati Muslimah untuk Menirunya.

Bagaimana tidak, terlihat anggun dan sangat indah. Yang akhirnya membuat penonton acara itu bertambah sangat banyak.

Jiwa Islam OSD sangat terlihat ketika OSD sering mengisi acara itu dengan mengutip cerita-cerita nabi yang sangat menggugah. Sampai Akhirnya nama Ust. Maulana pun agak sedikit redup di acara itu. Dan puncaknya adalah ketika Ust. Maulana berkata soal memilih Pemimpin tidak harus melihat agamanya (walaupun sudah meminta maaf), tapi di sisi lain OSD berpendapat bahwa memilih Pemimpin memang harus mengikuti aturan Alqur’an.

Media sedikit agak gerah, mereka meilhat magnet OSD sangat kuat. Akhirnya diluar acara TV, OSD sering mengisi pengajian-pengajian, sampai pengajian ke luar negri, seperti Korea dan negara lainya.

Dan, tambah yang bikin gerah Musuh Islam adalah ketika OSD membuka butik Muslimah yang sangat banyak pembelinya.

Bukan hanya itu, akhirnya OSD buka OSD Bridal (Gaun Pernikahan Islami karena menutup aurat semuanya) yang akhirnya tampil di Jakarta Fashion Week kalau tidak salah. Dan ini sangat sukses, yang akhirnya membuat OSD dan OSD Bridal namanya dikenal luas dan sangat banyak peminatnya.

Ada hal yang tidak masuk akal untuk menyudutkan OSD.
Contoh: Eh itu OSD ngapain anaknya belum baligh di pakein Jilbab.

Jawaban saya: itu komentar bodoh, OSD ingin menanamkan ke anaknya sejak dini untuk menggunakan Jilbab. Toh, pas anaknya kepanasan dilepas JIlbabnya. Karena dia tau, Panasan Api Neraka dari pada Panas udara di Dunia. Dia ingin anaknya pas sudah besar nanti tetap menggunakan Jilbab yang ideal.

Kenapa ada orang berkomentar seperti itu? padahal banyak saya lihat ibu-ibu yang dandananya kaya ondel-ondel dan tidak menutup aurat, tapi anaknya dipakein Jilbab. Lucu, harusnya emaknya pake Jilbab dulu baru anaknya pake Jilbab, sebagai contoh.

Harusnya komentar itu tidak keluar dari mulut orang yang normal.
Jadi berita miring ini ada misi untuk membuat redup orang Islam yang banyak pengikutnya dan lagi-lagi untuk meredupkan Cahaya Agama Islam.

Semoga pembaca bukan termasuk orang yang menelan mentah-mentah berita dari televisi. Karena Televisi adalah Tell Lie Vision.

Tetaplah jadi Muslim yang kaya, inget, dengan cara yang halal.

Semoga Allah semakin membuat Iman dan Taqwa kita semakin bertambah dan menjauhkan Islam dari orang-orang yang munafiq.

Semoga bermanfaat.

Muhammad Iqbal Almaududi

FB.com/muhammadiqbal.almaududi

Related Posts

Facebook Comments