Teman Ahok Gunakan Aset Pemda Sebagai Markas, Pengamat: Tidak Etis

Penggunaan aset negara untuk melakukan kepentingan politik pribadi dalam bentuk apapun tidak dapat dibenarkan, demikian komentar pengamat politik dari Habibie Center, Bawono Kumoro saat menanggapi berita perihal aset Pemda yang digunakan Teman Ahok sebagai markas.

“Mengggunakan aset negara untuk kepentingan politik pribadi atas dalih apa pun tentu tidak dapat dibenarkan dan tidak etis,” ujarnya, Sabtu (19/3), dikutip dari Republika.

Apabila Teman Ahok memiliki kemampuan finansial, lanjut pria ini, mengapa tidak menyewa di tempat lainnya yang bukan aset negara.

Seperti diberitakan, hari Jumat (18/3) lalu, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengakui rumah yang digunakan sebagai markas Teman Ahok adalah aset milik pemerintah daerah (Pemda). Namun, Ahok berkilah penggunanannya sah, karena telah melalui prosedur yang semestinya.

“Itu punya Pemda, kompleks DPRD. Lalu itu dikerjasamakan dengan PT. Sarana Jaya kalau enggak salah,” kilahnya di Balai Kota. [republika/islamedia]

Facebook Comments