Tak Pernah Terekspos Media, Warga Kristen Telah Gagalkan Pembangunan 5 Masjid di Sulawesi Utara

Islamedia – Membangun masjid di Sulawesi Utara bukanlah perkara mudah, seringkali mengalami intimidasi dan teror, hingga akhirnya pembangunan masjid digagalkan. Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Panitia Masjid As-Syuhada Karmin Mayau di kelurahan Girian Permai, kecamatan Girian, Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Karmin juga menceritakan bahwa selama 10 tahun terakhir ada 5 masjid yang gagal dibangun karena digagalkan oleh warga kristen.

Dulu sempat akan dibangun masjid raya di Bitung, namun digagalkan warga Kristen. Padahal sudah ada anggaran dari Kemenag. Kemudian sekitar dua atau tiga bulan kemudian tanah yang akan dibangun masjid tersebut justru tiba-tiba dibangun gereja,” Ujar Karmin sebagaimana dilansir Republika, Selasa (10/11/2015).

Lebih lanjut Karmin memaparkan bahwa kesulitan membangun masjid sudah dirasakan 10 tahun terakhir, tapi tidak pernah terexpose media. Semua orang tahunya Sulawesi Utara hidup rukun, padahal kalau masalah pembangunan masjid seperti ini kami dipersulit.  Warga Muslim hanya disuruh tenang dan bersabar, meskipun tidak memiliki tempat ibadah,

Proses penggagalan pembangunan masjid dilakukan dengan berbagai cara, seperti contoh pada pembangunan masjid As-Syuhada tersebut dipersulit dari segi administrasi. Proses pengurusan administrasi sudah sejak bulan Maret, namun tidak kunjung mendapatkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Meskipun sudah mengantongi izin dari Bakesbangpol Kasubdit Kerukunan Umat Beragama Kota Bitung, karena mereka sudah memenuhi persyaratan persetujuan 60 KTP warga Kristen dan 90 warga Muslim.

Terungkapnya pengagalan pembangunan Masjid di Sulawesi Utara mulai terungkap setelah terjadi insiden ratusan warga Kristen dengan bersenjata samurai dan tombak melakukan penyerangan untuk menggagalkan pembangunan masjid As-Syuhada sejak Senin (9/11/2015).[islamedia/republika]

Facebook Comments