Sombong dan Besar Kepala, Sanusi Ingatkan Ahok Sosok Firaun Yang Akhirnya Tenggelam Ditelan Laut

Sifat jumawa Ahok bakal terpilih kembali sebagai Gubernur DKI pada Pilkada DKI 2017 mendatang dikritisi wakil Bendahara DPD Partai Gerindra DKI, Muhammad Sanusi.

Ia meminta agar Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tidak besar kepala dan sombong.

“Sepertinya incumbent bakal menang seperti lawan kuat? Tidak biasa saja. Saya meyakini ini lawannya biasa saja,” ujar Sanusi, Sabtu (19/3/2016).

Ia mencontohkan Pilkada DKI tahun 2012 lalu dimana calon incumbent (petahana) Fauzi Bowo didukung hampir 40 persen partai politik untuk merebut kursi DKI1 periode kedua, namun akhirnya kalah.

“Tapi menang atau kalah (Fauzi Bowo)? Kalah kan,” katanya, dikutip dari Inilah.

Sanusi juga mengatakan agar Ahok jangan merasa hebat sendiri. Saat ini belum ada partai yang mendeklarasikan bakal calon Gubernur DKI untuk melawan Ahok di Pilkada DKI 2016 mendatang.

“Sepertinya ini jagoan banget, padahal biasa saja. Jadi jangan merasa hebat sendiri,” jelas dia.

Lebih lanjut, ia juga mengutip kisah Fir’aun yang sombong dan akhirnya tenggelam ditelan laut. Fir’aun yang seorang raja, kata Sanusi, bahkan pemimpin yang peduli sama rakyatnya namun pada akhirnya Fir’aun minta dianggap sebagai Tuhan.

“Lalu apa yang terjadi? Fir’aun tenggelam di laut, itu karena kesombongan. Ini semua disalahkan, Fir’aun sudah jadi raja tenggelam di laut. Hati-hati ada pemilik bumi, itu tak bisa ditampikkan. Jadi jangan besar kepala,” jelasnya. [inilah/islamedia]

Related Posts

Facebook Comments