Situs Unik Palestine Remix Tersedia dalam 4 Bahasa

al-jazeera-3

Islamedia – Di era digital seperti sekarang, ada banyak cara meraih pengetahuan dan penyadaran. Termasuk keingintahuan dan kesadaran orang tentang isu Palestina yang terlihat makin berkembang. Terbukti, situs media dan pendidikan tentang Palestina garapan Tim Al Jazeera, berhasil meraih lebih dari 3 juta pengunjung sepanjang tahun ini. Tak kurang dari 10.000 penggunanya membuat video dengan tool “kakas” yang disediakan.

Situs yang diluncurkan Desember 2014 itu dinamakan Palestine Remix. Situs tersebut merupakan sebuah proyek interaktif mengombinasikan peta, kuis, timeline, dan yang paling unik, sebuah kakas “remix” yang memungkinkan pengguna untuk mencari transkrip manapun dari dokumenter yang ada, lalu mengekstrak klip yang dipandang relevan, untuk kemudian mencipta video buatan mereka sendiri.

Sejak hadir di ranah daring setahun silam, Palestine Remix mengalami perkembangan pesat dan sudah meluncurkan fase keduanya pada bulan November lalu.

Menurut produser senior Al Jazeera Rawan Damen, yang mengawal proyek tersebut sejak kelahirannya, platform Palestine Remix direncakan akan dikembangkan juga untuk menyasar lembaga pendidikan di Inggris pada 2016, sebagai pelengkap mata pelajaran yang ada.

Elemen utama dari Palestine Remix ialah sekumpulan arsip video berisi 28 dokumenter mengenai isu-isu terkait Palestina. Termasuk di dalamnya terdapat konten seputar Tembok Apartheid Israel, tragedi Nakba, tahanan Palestina, industri pariwisata Palestina, blokade Gaza, aksi mogok makan, penghancuran rumah-rumah warga, Intifada 1, Shin Bet, dan banyak lagi lainnya.

Berkat kakas piranti lunak Hyperaudio, pengunjung dapat mencari video berdasarkan transkripnya. Pengguna juga bisa men-drag-and-drop klip dari berbagai video, kemudian membuat video remix sendiri yang bisa diputar, ditambahi efek, dan di-share.

Saat ini, pengguna dapat menikmati layanan Palestine Remix dalam 4 pilihan bahasa, yaitu Inggris, Arab, Bosnia, dan Turki.

Sebagai tambahan atas database dokumenter dan fitur remix, situs tersebut juga menyediakan koleksi gambar Palestina yang diambil dipotret dengan pesawat drone, peta interaktif, kamus istilah, dan berbagai kuis.

Selain itu, situs Palestine Remix juga menyajikan bagian khusus “Desa-desa yang Diporakporandakan”. Di dalam bagian ini, terdapat informasi rinci mengenai lebih dari 500 desa yang dihancurkan Israel pada tragedi Nakba 1948.

Kru Palestine Remix bekerjasama dengan komunitas warga pengungsi Palestina, untuk melengkapi informasi mengenai desa-desa tersebut.

Palestine Remix sejauh ini telah memenangkan berbagai rupa pengakuan, termasuk memperoleh Penghargaan Media Online The Drum dari Yayasan Pemikiran Arab, serta penghargaan Anugerah The Webby. (ismed/memo)