Shalat Istisqa untuk ‘Kota Hujan’ Bogor

Islamedia – Kekeringan yang melanda kota Bogor beberapa bulan ini menjadi perhatian Walikota Bima Arya, untuk mengatasi hal itu orang nomor satu di ‘Kota Hujan’ ini tidak lantas membuat program hujan buatan.

Walikota Bogor ini justru meminta para ulama dan masyarakat melaksanakan shalat istisqa meminta hujan. ini merupakan sunnah Rasulullah SAW untuk umatnya jika daerah mereka mengalami kekeringan.

Shalat Istisqa digelar bersama para alim ulama dan warga kota Bogor pada hari Jum’at (24/7) pukul 14.00wib seusai shalat Jum’at di lapangan Sempur dengan Imam KH Dudi Juhdi dan khatib KH Rahmat Sulaeman.

Dalam khutbahnya KH. Rahmat Sulaeman menyampaikan bahwa pelaksanaan shalat istisqa selain sunnah Rasulullah juga memiliki nilai efisiensi dari segi ekonomi dibanding pelaksanaan hujan buatan yang sering dilakukan oleh pihak lain.

“Kalaupun tidak secara langsung hujan turun, tapi secara ekonomi kita terhindar dari penggunaan dana yang belum tentu memberikan hasil. Dengan melaksanakan shalat Istisqa, selain untuk mengagungkan nama dan kebesaran Allah SWT, hal ini juga sebagai pembelajaran bagi semua umat manusia. Tidak ada ujian dan cobaan yang diturunkan, kecuali Allah SWT akan memberikan ampunan dosa bagi hambanya. Pintu tobat senantiasa terbuka bagi para pendosa yang benar-benar ingin bertobat,” Ujar KH. Rahmat, dikutip islamedia.id dari laman kotabogor.go.id, Jum’at (24/7/2015).

Dalam khutbah kedua, KH Rahmat Sulaeman mengutip beberapa surat dalam Al Quran. “Pelajaran yang dapat diambil, kita tidak boleh takut meninggalkan kecintaan kita kepada dunia. Betapa beruntungnya apabila permintaan ampunan kita diterima Allah SWT. Janganlah ragu-ragu untuk meninggalkan perbuatan yang tercela,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Bima Arya mengatakan pelaksanaan shalat ini merupakan salah satu bentuk pertaubatan. Dia lalu mengajak seluruh warga Kota Bogor untuk menjauhi segala bentuk kemaksiatan dan memohon ampun kepada Allah SWT atas dosa dan khilaf.

“Untuk semua warga Kota Bogor, mari kita satukan niat, sucikan hati dan ikhlaskan diri untuk memohon ampunan kepada Allah SWT atas dosa dan khilaf. Saya juga mengajak untuk merapatkan barisan, menyatukan tekad untuk bersama-sama melawan segala bentuk kemaksiatan yang ada di Kota Bogor. Terakhir, mari kita terus bermunajat memohon kepada Allah SWT agar Kota Bogor selalu diberikan yang terbaik,” ungkap Bima.[islamedia/YL]

Facebook Comments