Setelah Wanti-wanti “Jokowi Memiliki Problem Serius”, Mantan Timses Ini Bandingkan @Jokowi dengan @SBYudhoyono

Foto SBY & Jokowi yang diunggah Eep S Fatah.

Mantan Tim Penyukses Joko Widodo-Jusuf Kalla, Eep Saefulloh Fatah, kembali mengungkapkan sarannya kepada presiden terpilih yang sudah menjabat hampir setahun itu. Kali ini, CEO Polmark Indonesia yang bergerak dalam layanan konsultasi pemasaran politik tersebut, mengungkapkan saran melalui akun Instagram dan Twitternya.

“SETIPIS inikah jarak antara kemarin dan hari ini?” tulis Eep sebagai keterangan terhadap gambar yang dipostingnya di akun Instagram @eepsfatah pada Rabu (2/9/2015) lalu.

Gambar yang diunggahnya tersebut, menunjukkan persambungan separuh gambar wajah Presiden RI 2004-20014 Susilo Bambang Yudhoyono dengan separuh lagi foto Presiden Joko Widodo. Kedua potongan foto tadi hanya dipisahkan oleh garis vertikal bertuliskan “Pemilihan Presiden 2014.”  Tidak disebutkan apakah karya grafis tersebut merupakan hasil olahan lembaga konsultansi yang dipimpinnya atau bukan.

Netizen pun kemudian merespon unggahan foto tersebut. “Maksudnya bagaimana pak?” kata akun @mugteh, tapi tak mendapat jawaban dari pengamat politik yang namanya melejit pada awal era Reformasi 98 itu.

“Saran bapak terkait pak Jokowi sekarang apa,” ujar netizen lainnya di akun @rizki,kpk. Terhadap komentar ini, Eep pun memberikan jawabannya.

“Saran saya? Kurangi “kampanye” dan perbanyak “jadi Presiden”,” tandas Eep yang pada April lalu pernah mewanti-wanti bahwa “Jokowi memiliki problem serius.”

Seperti dilansir Rakyat Merdeka (26/4/2015), Eep menyampaikan, “ada hukum alam yang tidak bisa dilawan, menjadi presiden adalah sesuatu yang berbeda dengan menjadi gubernur atau walikota. Jika tidak belajar cepat, Jokowi akan ketinggalan.”

“Jokowi memiliki problem serius, dimana ia tidak boleh berorientasi pada kepuasan voters semata, serta memiliki ilusi bahwa ia merasa selalu dicintai orang banyak,” kata Eep waktu itu. (eepsfatah/rmol/ismed)

Facebook Comments