Setahun Kepemimpinan Ahok, Fahira : Jakarta Belum Jadi Kota Layak Anak dan Ramah Perempuan

Menanggapi satu tahun kepemimpinan Basuki T. Purnama alias Ahok memimpin Jakarta, anggota DPD RI asal Jakarta Fahira Idris menyebutkan belum ada terobosan membuat Jakarta kota layak anak dan ramah perempuan.

Hal tersebut bukan pekerjaan mudah, oleh karena itu perlu proses, perencanaan yang matang, eksekusi yang tepat, dan waktu yang tidak singkat.

Fahira menyarankan pemprov DKI Jakarta memulainya dari kebijakan-kebijakan yang sederhana tetapi dampaknya langsung dapat dirasakan perempuan dan anak.

“Misalnya, libatkan anak-anak di Jakarta dalam setiap Musrenbang Daerah karena mereka punya hak untuk ikut menentukan wajah kota mereka sendiri, buat RT/RW siaga anak, beri sanksi tegas kepada pedagang rokok dan minuman beralkohol yang menjualnya ke anak-anak, larangan tegas pelajar membawa kendaraan bermotor, dan aturan lainnya,” ujar putri dari Fahmi Idris ini, seperti dikutip dari rmol.

Lanjutnya, untuk membuat Jakarta bisa lebih ramah perempuan, salah satu yang paling mendesak saat ini adalah membuat sistem transportasi umum yang ramah perempuan sehingga kita tidak lagi mendengar ada perempuan diperkosa diangkot.

“Sayangnya, setahun ini, saya belum melihat ada terobosan, mulai dari regulasi hingga aksi. Syarat jadi kota layak anak dan ramah perempuan itu berat. Makanya harus dimulai dari sekarang dan bisa mulai dari hal-hal yang sederhana,” sambungnya. [rmol/islamedia]

Related Posts

Facebook Comments