Selamatkan dari Misionaris Kristen, Ayo Sedekah Air Bersih untuk Desa di Gunung Kidul

Islamedia – Kekeringan air yang sering dialami warga Gunung Kidul seringkali dimanfaatkan oleh para Misionaris Kristen untuk melancarkan aksinya, mereka memberikan air secara gratis dengan menukar keimanan Islam warga setempat.

Dapat dilihat dari daerah-daerah wilayah Gunung Kidul yang diserang oleh para misionaris dan rata-rata memiliki gereja adalah daerah yang minus air. Sedangkan daerah yang dianugerahi air seperti daerah Petoyan Purwosari, terbukti mayoritasnya muslim.

Kini musibah kekeringan air kembali melanda tepatnya diwilayah Panggang dan Purwosari Gunungkidul, daerah sebelah barat dari Kabupaten Gunungkidul sedang mengalami kekeringan air.

Sejak awal Ramadhan Pesantren Darush Sholihin binaan Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal sudah menyalurkan air tangki (5000 L) ke masjid-masjid di sekitar Pesantren, namun qadarullah, air di masjid sudah habis setelah Ramadhan berjalan 9 hari.

Demi memenuhi pasokan air untuk 50 masjid lebih di sekitar Kecamatan Panggang dan Purwosari, Yayasan Darush Sholihin Gunungkidul (Pesantren Darush Sholihin) membuka donasi.

Silakan disalurkan ke rekening Bank Syariah Mandiri (BSM) a/n Yayasan Darush Sholihin Gunungkidul: 7068478612.

Untuk konfirmasi bisa sms ke nomor 0823 139 50500
dengan format: krisis air#nama#alamat#jumlah donasi#bank tujuan transfer#tanggal.
Contoh: krisis air#Rini Rahmawati#Jakarta#1.000.000#BSM#26 Juni 2015.

Informasi tambahan:

– harga per tangki air isi 5000 L: Rp.100-170 ribu rupiah tergantung sulit dan jauhnya daerah.

– tidak ada sumur bor karena struktur tanah berbatu dan sulit pula menampung air.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,

فِى كُلِّ كَبِدٍ رَطْبَةٍ أَجْرٌ

Setiap memberi minum pada hewan akan mendapatkan ganjaran.” (HR. Bukhari no. 2363 dan Muslim no. 2244). Memberi minum pada hewan saja mendapatkan ganjaran, bagaimana lagi dengan manusia?

Semoga Allah berkahi rezekinya dan memberkahi hartanya di bulan Ramadhan penuh berkah ini.

[islamedia]

Facebook Comments