Pulsa Listrik Rugikan Masyarakat, Rizal Ramli : Providernya Setengah Mafia

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) disentil Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya, Rizal Ramli.

Pasalnya, Rizal menilai kebijakan PLN menjual listrik dengan voucher tidak adil karena harga administrasinya dibebankan kepada masyakarat. Bahkan ia menyebutkan jika provider pulsa listrik adalah setengah mafia.

Sebagai contoh, pembelian pulsa token Rp 100.000, masyarakat ternyata hanya mendapatkan aliran listrik sebesar Rp 73.000. Oleh karena itu, Rizal meminta Dirut PLN Sofyan Basyir segera revisi aturan tersebut

“Kami minta lakukan kajian. Agar beban masyarakat terbebaskan,” ujar Rizal di Jakarta, Senin (7/9), dikutip dari Merdeka. [merdeka/islamedia]

Related Posts

Facebook Comments