Presiden Filipina Kecam Intervensi Amerika di Timur Tengah

Islamedia¬†–¬†Presiden Filipina Rodrigo Duterte salahkan intervensi asing atas konflik yang terjadi di negara-negara Timur Tengah, dan menyebut Amerika sebagai importir terorisme.

Hal tersebut ia sampaikan di depan Muslim Filipina saat hadiri perayaan Idul Fitri di Selatan Kota Davao, dimana ia pernah menjabat walikota selama 22 tahun.

Timur Tengah bukanlah eksportir terorisme di Amerika. Amerika lah yang mengimpor terorisme,” ujarnya.

Dilansir middle east monitor, kantor berita GMA News mengutip ucapan dia yang mengatakan ketika mendiang pemimpin Irak Saddam Hussein telah menjadi diktator, ia tetap mempertahankan kontrol di dalam negeri.

Mereka (koalisi yang dipimpin Amerika) memaksakan kehendak mereka untuk masuk ke Irak dan membunuh Saddam. Lihat Irak saat ini. Lihat apa yang terjadi di Libya. Lihat apa yang terjadi di Suriah,” katanya.

Duterte, Presiden Filipina pertama dari Selatan Pulau Mindanao, mendeskripsikan populasi Irak dengan ungkapan “didorong ke dinding untuk janji yang tidak ditepati”.

Duterte membandingkan konflik di Timur Tengah dengan kekerasan di Mindanao – rumah bagi beberapa kelompok militan Muslim – dimana ia katakan kolonialisme telah memaksa masyarakat adat berpindah keyakinan menjadi Kristen. [islamedia/abe]

Facebook Comments