Polisi Tetapkan Dua Jemaat GIDI Tersangka Teror di Tolikara

Islamedia – Kepolisian Republik Indonesia akhirnya menetapkan dua tersangka teror dan pembakaran masjid yang terjadi di Tolikara, Papua pada Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriah, Jumat 17 Juli 2015. Kedua tersangka itu berasal dari Jemaat Gereja Injili Di Indonesia (GIDI).

“Dari GIDI, inisialnya AK dan YW,” Ujar Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis 23 Juli 2015.

Namun, Badrodin tidak menjelaskan apa motif dan peran kedua tersangka itu dalam aksi kerusuhan di Tolikara. “Belum, baru juga diperiksa, dibawa ke Wamena atau Jayapura,” kata Badrodin.

Menurut Badrodin, keduanya disangkakan melakukan perusakan, kekerasan dan penghasutan. Salah satu tersangka itu berprofesi sebagai pegawai bank.

Saat ini kepolisian masih berjaga di Tolikara. Sebab, masih banyak pengungsi akibat kiosnya yang terbakar.
Polisi juga masih memeriksa sejumlah saksi dalam kasus ini. Tersangka dalam kasus ini juga kemungkinan akan bertambah. Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Anton Chaliyan, mengatakan calon tersangka kasus ini ada empat orang.[viva/islamedia/YL]

Facebook Comments