Petisi Tolak Kehadiran Tokoh Syiah Penghina Istri dan Sahabat Nabi ke Indonesia

Islamedia – Indonesia adalah tempat para pemeluk agama yang cinta damai, yang bisa saling menghargai antar agama, dan antar madzhab. Mayoritas penduduk Indonesia adalah warga muslim Sunni yang selama ini sangat toleran kepada madzhab dan penganut agama lain.

Pada tanggal 2-4 Oktober 2015 ini, dijadwalkan akan ada Tokoh Syiah Ekstrem dari Australia bernama M Tawhidi yang akan mengisi acara Eidul Ghadir (hari raya ke-3 orang Syiah, setelah Idul Fitri dan Idul Adha) di Jakarta.

Sayangnya M Tawhidi ini menghina negeri ini dengan menyebut nama negeri ini sebagai INDONESHIA, bukan Indonesia. (Kata dia: They all spelt it wrong. Since I’m coming, its IndoneShia not Indonesia. Get it right please.)

Ini adalah penghinaan yang tidak bisa diterima, karena nama negeri ini sejak didirikan, dan yang tertera dalam konstitusi kita adalah Indonesia, BUKAN Indoneshia, yang seolah negeri ini adalah negeri Shia. Hal ini juga sekaligus membuat luka bagi bangsa Indonesia, khususnya mayoritas ummat Islam Indonesia yang notebene adalah Ahlus Sunnah (Sunni).

Selain itu M Tawhidi ini dalam serial tweetnya membuktikan bahwa dia adalah penghina para sahabat dan istri Nabi, dimana sahabat dan istri Nabi di Indonesia adalah tokoh yang amat dihormati dan disegani. Sehingga kedatangan M Tawhidi ini dikuatirkan akan menimbulkan konflik horizontal seperti yang terjadi di Suriah atau Iraq.

Catatan: Pada saat petisi ini dibuat, beberapa tulisan penghinaan dia kepada Allah, Istri dan sahabat Nabi di tweeter sudah dihapus, tapi data screenshotnya dapat terlihat dibawah disini.

pendeta-syiah-penghina

Beberapa screenshot penghinaan beliau kepada istri dan sahabat Nabi, orang-orang yang dihormati dan disegani oleh mayoritas masyarakat muslim Indonesia.

hinaan-pendeta-syiah1

hinaan-pendeta-syiah2

hinaan-pendeta-syiah3

Dalam hal ini kami meminta kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia untuk mencekal kedatangan M Tawhidi ini ke Indonesia, sekaligus mencari pihak pengundang dan meminta pertanggungjawaban mereka.

Kami warga Indonesia hanya ingin Indonesia selalu damai, tidak ada konflik yang diimpor ke negeri ini. Kami tidak ingin Indonesia mengikuti nasib Suriah ataupun Iraq yang hancur negerinya karena menjadi tempat perang akibat provokasi dari pihak-pihak yang mengancam kedamaian di negeri ini.

Tanda tangani petisinya disini https://www.change.org/p/kejaksaan-agung-nkri-kepolisian-ri-mencekal-kedatangan-syaikh-m-tawhidi-ke-indonesia-yang-menghina-negeri-ini

Facebook Comments