Pengusaha Muslim Amerika Asal Turki Ini Bagikan 10 Persen Sahamnya untuk 2000 Karyawan

Pengusaha Muslim Amerika Ini Bagikan 10 Persen Sahamnya untuk 2000 Karyawan

Islamedia – Pengusaha Muslim Amerika asal Turki bernama Hamdi Ulukaya membagikan 10 persen saham perusahaan kepada 2000 karyawannya dari pelbagai tingkatan, proporsinya disesuaikan lama masa kerja mereka.

Keputusan langka Hamdi ini dilakukan sebagai rasa terima kasih dan membalas kebaikan komunitas AS yang memberinya kesempatan merintis usaha walaupun cuma berstatus imigran.

Chobani tidak akan bisa menjadi sebesar sekarang tanpa para karyawan,” ujar Hamdi, sebagaimana dilansir ABC news, rabu (27/4/2016).

Saat kebijakan pembagian saham itu diumumkan, Hamdi memeluk semua pegawai satu per satu yang berjumlah 2000 orang di dalam pabrik. Para karyawan mendapat masing-masing map putih berisi keterangan jatah saham mereka.

Hamdi yang saat ini berusia 46 tahun ini merupakan imigran asal Turki, datang ke Amerika Serikat tanpa uang sepeserpun. Dia menjajal semua pekerjaan, sampai akhirnya bisa memiliki cukup modal untuk mengajukan kredit lunak pada 2005 membangun pabrik yoghurt bercita rasa Yunani. Bisnis Chobani berkembang pesat, sehingga Ulukaya bisa mendirikan pabrik di Kota Edmeston pada 2007.

Surat kabar the New York Times memperkirakan aset Chobani bernilai USD 3 miliar. Seandainya sekarang perusahaan ini masuk bursa atau dijual, maka karyawan paling yunior akan memperoleh minimal USD 150 ribu (setara Rp 1,9 miliar). Sedangkan karyawan senior nilai sahamnya bisa mencapai USD 1 juta (Rp 13 miliar).

Perusahaan Yoghurt ini juga dalam keadaan sangat sehat. Dua tahun lalu, perusahaan modal ventura TPG menanamkan modal senilai USD 750 juta untuk ekspansi bisnis.

Kebiasaan membagikan kekayaan kepada orang lain memang biasa dilakukan oleh Hamdi, seperti yang pernah dilakukanya pada tahu 2014. Saat itu Hamdi mendonasikan USD 2 juta untuk pengungsi Suriah yang terpaksa melarikan diri dari serangan dari rezim bashar Asad dan konflik peperangan Suriah. [islamedia/merdeka]

Facebook Comments