Palestina Kian Membara, Israel Siagakan Ribuan Tentara di Perbatasan Gaza

6 Warga Palestina Syahid, Akibat Kekerasan Israel

Islamedia – 1500 tentara israel di siagakan disepanjang perbatasan Gaza dan israel..Kondisi kian memanas.

Prihatinnya Sampai dengan detik ini tidak ada satupun negara Arab, negara tetangga Palestina yang mengutuk kekejian yahudi, la hawla wala qwata illa billah.

Pejuang Palestina di Gaza pun siaga satu menjaga kemungkinan terburuk serangan mendadak dari militer israel ke wilayah Gaza.

Hingga jam 8 malam waktu Gaza Sabtu 10 oktober 2015, ribuan rakyat Gaza membanjiri wilayah perbatasan Gaza dan israel, bahkan ratusan pemuda Gaza berhasil memasuki atau melewati kawat pembatas Gaza dan israel serta menghancurkan sekolah milik warga yahudi di Albureij Gaza Tengah.

Korban kian berjatuhan dan sejak Pagi hingga malam ini sudah 6 warga Gaza Syahid, 1 di antaranya seorang bocah berusia 13 tahun berasal dari kota Albureij Gaza tengah. Para korban di evakuasi ke Rumah sakit syifa, Rumah sakit Syuhada Deir Balah dan Rumah sakit di Khan Yunis.

TV israel channel 10 menyiarkan bahwa 80 persen dari warga yahudi israel dalam kondisi trauma dan panik tingkat tinggi, warga yahudi israel juga mengutuk atas kebijakan PM Israel Benjamin Netanyahu untuk membunuh setiap warga Palestina, tanpa padang bulu.

Sedangkan kondisi di tepi barat pun kian bergejolak terjadi konflik besar dengan militer Yahudi israel, mayoritas dari pemuda Palestina di tepi barat mengantongi pisau untuk mencari mangsa yaitu militer Yahudi israel.

Diperkirakan jika dalam kurun waktu 20 hari kondisi tidak terkendali maka akan semakin meluas Intifadha 3 di seluruh tanah Palestina, dan ini yang sangat di khawatir bagi pemerintah israel khususnya warga yahudi israel.

Sampai dengan jam 8 malam waktu Gaza, kondisi Gaza dan kondisi di tepi barat semakin membara.

Semoga Doa kita semakin memperkuat, perkokoh perjuangan rakyat Palestina untuk pertahankan Masjid Alaqsa almubarok, awwalu kiblatain Syarifain. Amin..

Palestina kian bergejolak..gelorakan doa mu.

Abdillah Onim

Facebook Comments