Natalius Pigai Menuduh Semua Anggota KOMAT Tolikara Itu Islam Garis Keras

Islamedia – Komisioner Komnas HAM Natlius Pigai kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait tragedi Tolikara. Natlius menyebutkan bahwa semua anggota Komite Umat untuk Tolikara (Komat Tolikara) berasalh dari Islam garis keras.

Komat itu lembaga apaan, LSM bukan, polisi juga bukan. Komat niatnya saja sudah tidak benar. Komat itu tidak independen. Komat itu semuanya kelompok Islam garis keras,” ujar Pigai sebagaimana dilansir Islampos, Senin (10/08).

Keluarnya pernyataan Pigai ini setelah mengetahui rekomendasi Komat Tolikara yang menginginkan Gereja Injil Di Indonesia (GIDI) dibubarkan. Pigai menuduh Komat Tolikara tidak independen.

Emang GIDI salah apa? Sampai ingin GIDI dibubarkan. Disini Komat sudah tidak independen dan salah kaprah,” tegas Natalius Pigai.

Komat Tolikara dibentuk pada 19 Juli 2015 setelah pertemuan para tokoh nasional, di antaranya Ust Arifin Ilham, Ust Yusuf Mansur, Ketua MPR Hidayat Nurwahid, KH. Didin Hafidhuddin, Ust Bachtiar Nasir, Ust M. Zaitun Rasmin, Aries Mufti, Ustadz Fadzlan Garamatan dan sebagainya. TPF kemudian menunjukan Ustadz Fadzlan untuk menjadi Ketua TPF Komat Tolikara. [islamedia/mh]

Facebook Comments