Muhammadiyah Siap Bantu Pemerintah Bebaskan Sandera WNI di Filipina

Islamedia – PP Muhammadiyah siap membantu pemerintah melakukan negosiasi dengan kelompok Abu Sayyaf di Filipina untuk membebaskan para warna negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok tersebut. Demikian disampaikan Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir, disela acara peluncuran kedaimu.com di Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Ahad (17/04/2016).

“Kita percaya pemerintah punya usaha untuk diplomasi. Muhammadiyah juga punya jaringan untuk lakukan peran diplomasi. Menteri Luar Negeri kita cukup proaktif untuk mencari solusi, mana wilayah negosiasi dan mana wilayah diplomasi,” ungkap Haedar Nashir, seperti dilansir ROL.

Menurut Haedar, Muhammadiyah sudah pernah menawarkan bantuan ke pemerintah untuk pembebasan itu, karena Muhammadiyyah memiliki jaringan negosiasi dengan kelompok Abu Sayyaf tersebut.

Namun, saat ini tahapnya masih negosiasi oleh pemerintah. “Sehingga kita tidak tahu persis apa yang terjadi di lapangan. Muhammadiyah sendiri siap melakukan negosiasi karena kita juga punya protap kelompok perunding di sana,” katanya.

Muhammadiyah menurutnya baru akan bergerak setelah melihat perkembangan ke depan. Namun saat ini Muhammadiyah masih menunggu pemerintah.

“Kita lihat nanti perkembangannya dalam satu atau dua hari ke depan,” ungkapnya.[islamedia/rol/YL]

Facebook Comments