Muhaimin Iskandar Wacanakan DPD Dibubarkan, Fahira Idris Angkat Bicara

Pernyataaan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang menyebutkan DPD tidak memberikan hasil kerja yang signifikan bagi negara sehingga diwacanakan untuk dibubarkan, ditanggapi oleh anggota DPD Fahira Idris.

“Saya sangat menyayangkan pernyataan seperti ini keluar dari mulut seorang ketum partai. Bahkan ada opsi mau dibubarkan. Kalau beliau paham tata negara, harusnya DPD dikuatkan lewat amandemen UUD 1945, agar parlemen kuat, bukan malah dibubarkan,” ujar Wakil Ketua Komite III ini di Jakarta, Kamis (4/2).

Lebih lanjut, Fahira mengatakan, meski dengan kewenangan yang tidak sebesar DPR, perjalanan DPD selama setahun lebih ini sudah banyak dirasakan rakyat di daerah. Dan, alangkah baiknya, Mukernas PKB juga mengevaluasi keberadaan DPR dan partai politik yang selama 10 tahun belakangan ini dipersepsikan negatif oleh publik.

“Kalau kita lihat, hampir semua survei menempatkan DPR dan parpol sebagai institusi yang paling tidak dipercayai publik. Itu yang sering tertangkap KPK, siapa? Anggota DPR, yang juga anggota partai. Itu juga harus dievaluasi. Jadi jangan gajah dipelupuk mata tidak terlihat, tapi semut di seberang lautan kelihatan,” sindir putri Politisi Senior Golkar, Fahmi Idris, seperti dilansir oleh Rmol.

Menurutnya, banyak yang tidak ingin DPD setara dengan DPR karena akan mengancam banyak kepentingan.

“Persoalannya itu, kewenangan DPD yang tak kunjung dikuatkan. DPD diminta maksimal tetapi kewenangannya terbatas. Banyak pihak yang tidak rela kalau DPD setara dengan DPR, karena akan mengancam banyak kepentingan. Buktinya, inisiatif DPD mengamandemen UUD 1945 untuk penguatan DPD, penguatan sistem presidensial, dan penguatan sistem otonomi daerah selalu tidak didukung DPR,” papar Fahira.

Fahira berharap, DPD diundang untuk memaparkan capaian dan kinerjanya di depan forum Mukernas, sekaligus menguraikan ide-ide DPD untuk penguatan sistem ketetanegaraan kita.

“Asal tahu saja, rakyat di daerah itu lebih nyaman sampaikan aspirasinya ke anggota DPD. Makanya kita diundang, agar Pak Muhaimin paham apa saja yang sudah kita lakukan untuk rakyat di daerah,” tutup Fahira dalam rilisnya. [rmol/islamedia]

Related Posts

Facebook Comments