Mogok Nasional Telah Berlangsung Dua Hari, Hanif Dhakiri : Tidak Ada Mogok Nasional

Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/11). Rapat itu membahas isu-isu terkait permasalahan tenaga kerja di Indonesia. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc/15.

Meski aksi mogok kerja di sejumlah daerah yang dilakukan jutaan buruh yang tergabung dalam Komite Aksi Upah (KAU) terus berlangsung sejak kemarin (24/11) hingga hari ini (25/11), namun Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri membantah bahwa sama sekali tidak terjadi mogok nasional.

Ia menegaskan jika yang disebut dengan mogok kerja adalah dilakukan di pabrik.

“Mogok nasional itu gak ada. Kalau mogok itu di dalam aturan ketenagakerjaan kita dilakukan di pabrik, di tempat kerja, kalau perundingannya deadlock. Itu baru namanya mogok,” ujarnya, seperti dikutip dari republika, Rabu (25/11).

Hanif menjelaskan, yang dilakukan buruh saat ini adalah penyampaian aspirasi dengan cara yang berbeda, dan pemerintah tetap menghormati aksi yang dilakukan buruh tersebut.

“Itu menyampaikan aspirasi dengan cara lain itu lain lagi. Tentu kita menghormati sebagai haknya,” tambahnya.

Meskipun para buruh menuntut pemerintah membatalkan atau merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015, namun begitu Hanif menegaskan pemerintah tidak akan merevisi PP tersebut.

( Baca : Ini Dia Tiga Tuntutan Buruh pada Aksi Mogok 24 November )

Tuntutan dievaluasinya jumlah KHL setiap tahun pun tidak akan dipenuhi, artinya pemerintah tetap merevisi jumlah KHL dilakukan setiap lima tahun sekali dengan mempertimbangkan pola konsumsi masyarakat.

“Apanya yang harus direvisi? Lha, maksudnya mereka ingin (revisi KHL tiap tahun) itu agar setiap tahun demo terus gitu? Ya gak bisa dong masa tiap tahun demo,” ujar politikus PKB itu. [republika/islamedia]

Facebook Comments