Miliki Akhlak yang Baik, Anggota Kepolisian Aiptu Eko Cahyono Menjadi Idola Warga Parepare

foto : KOMPAS.com/Suddin Syamsuddin

Islamedia – Aiptu Eko Cahyono, demikian nama anggota satuan lalu lintas Polres Parepare yang cukup dikenal oleh warga setempat. Aiptu Eko dikenal sebagai sosok polisi yang taat beribadah dan memiliki akhlak yang baik. Dimata masyarakat Pare-Pare, Aipto Eko dikenal karena jarang menilang pengendara yang melanggar.

Kecintaan masyarakat Parepare terhadap Pak Polisi ini nampak terlihat saat Aiptu Eko selesai menunaikan Sholat Idul Fitri di Lapangan Andi Makkasau, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Jumat (17/7/2015). Ribuan warga menyerbu Aiptu Eko untuk meminta salaman.

Melihat perhatian masyarakat Parepare yang besar terhadap dirinya, Eko mengaku terharu karena tak menyangka bahwa ribuan warga masyarakat menyalaminya dengan ucapan “maaf lahir batin”.

Waduh, saya juga tak menyangka, Mas, saat ribuan warga menyalami saya. Padahal, saat saya tugas juga terlambat melakukan Salat Id setelah memastikan kendaraan di jalan betul-betul sudah aman,” ujar Aiptu Eko sebagaimana dilansir tribunnews.

Sosok Aiptu Eko memang fenomenal untuk, sebut saja Ari yang merupakan warga Parepare menceritakan kekagumanya terhadap Aiptu Eko. Ari pernah suatu ketika lupa membawa kelengkapan kendaraan saat ada operasi polisi lalu lintas beberapa hari lalu, kebetulan Aiptu Eko yang memeriksanya, saat itu Aiptu Eko tidak langsung menindak dengan surat tilang. Namun, Ari hanya diberikan teguran agar tidak mengulangi perbuatanya.

Warga lainya bernama Erwin juga menceritakan kesanya terhadap sosok Aiptu Eko, Erwin menceritakan bahwa dirinya pernah diberhentikan saat razia karena tidak pakai helm. Saat itu Aipto Eko bukanya menilang Erwin, namun malah akan memberikan helm untuk dirinya.

“Jadi rata-rata, jika kita melakukan pelanggaran di jalan dan terkena razia polisi lalu lintas di Parepare, jika Pak Eko Cahyono yang bertugas, kita akan aman. Namun, Pak Eko juga dikenal tegas, jika menemukan pelanggaran berat. Bagi pengendara, tak tanggung-tanggung, surat tilang dan denda pengadilan menanti pelanggar berat,“ ungkap Erwin.[islamedia/tribunnews]

Facebook Comments