Mengenang Pembantaian Muslim Bosnia di Srebrenica

0
Warga Bosnia mengantarkan jenazah keluarga mereka yang menjadi korban pembantaian di Srebenica Juli 1995 (pewresearch.org)

Islamedia – Bulan Juli tahun 1995 ada peristiwa yang tak dapat dilupakan oleh umat Islam Bosnia, pada saat itu sekitar 8 ribu pria Muslim Bosnia dan anak laki-laki tewas dibunuh setelah tentara Serbia menyerang ‘zona aman’ PBB di Srebrenica.

Peristiwa pembantaian itu justru terjadi ditengah-tengah kehadiran pasukan Belanda yang bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB.

Seperti dilansir World Bulletin, Ahad (10/7/2016) untuk mengenang peristiwa kelam tersebut, ratusan orang berbaris di sepanjang jalan ibukota Bosnia Sarajevo, mengucap kata perpisahan untuk 127 jasad korban genosida Srebrenica 1995 yang baru-baru ini teridentifikasi.

127 jasad korban pembantaian itu memulai perjalanan terakhir mereka dari kota Visoko pada hari Sabtu pagi, diantar oleh truk yang ditutupi dengan bendera nasional dan ditaburi bunga.

Sisa-sisa jenazah dibawa ke desa terdekat dari Potocari, tidak jauh dari Srebrenica, di mana para korban akan dimakamkan pada hari Senin, yang menandai peringatan ke-21 pembunuhan massal tersebut.

Korban termuda diidentifikasi sebagai Avdija (Emin) MeMIC, 14. MeMIC akan dimakamkan bersama dengan pamannya Abdulrahman dan sepupu muda Halil, 16.

Setiap tahun, sisa-sisa jasad lebih dari seratus korban diidentifikasi dan dimakamkan di desa Potocari pada hari peringatan genosida.

Namun, ratusan keluarga Bosnia masih mencari keluarganya yang hilang dimana sejumlah besar korban dibuang ke kuburan massal di seluruh negeri itu selama Perang Bosnia.

Fatima Hubijar, seorang janda yang menghadiri upacara Sabtu di Sarajevo dengan membawa foto anaknya yang hilang. Dia turut berkabung dengan berlinang air mata, berharap untuk mengucapkan selamat tinggal pada anaknya suatu hari nanti.

“Saya datang ke sini mencarinya. Setiap kali peti mati datang, aku datang … tapi aku tidak bisa melakukannya lagi, aku sudah tua,” kata Hubijar.

Sebagaimana laporan Institute for Missing Persons in Bosnia and Herzegovina, sekitar 8.400 orang masih hilang setelah perang yang terjadi diwilayah pecahan Yugoslavia tersebut. [Islamedia/IP/WorldBulletin/YL]

Facebook Comments