Mengenang 12 Tahun Syahidnya Syeikh Ahmad Yassin

Mengenang 12 Tahun Syahidnya Syeikh Ahmad Yassin

Islamedia – “Yasin, ini harimu dan tanah airmu yang terpilih dari langit” ..ini salah satu lirik nasyid pujian kepada Syekh Ahmad Yasin untuk mengenangnya.

Acara mengenang 12 tahun gugurnya Syekh Yasin di gelar di sebuah aula besar menampung ratusan hadirin dari seluruh faksi-faksi Palestina.

Di sanalah kemudian diumumkan Pusat Dokumentasi dan Sejarah Palestina bahwa akan menerbitkan ensiklopedia lengkap tentang Syekh Ahmad Yasin pada Selasa kemarin yang bertepatan hari gugurnya beliau pada 22 Maret.

Ketua Pusat Dokumentasi Sejarah Palestina, Khalid Khalidi menegaskan, eksiklopedia tersebut akan menjadi buku sejarah tempat belajar semua generasi. Buku ini disusun oleh murid-murid Syekh Yasin yang dibina sejak kecil.

Jilid 1 dari ensiklopedia ini berisi wawancara lengkap dengan Syekh Yasin selama 30 jam bersama Pusat Dokumentasi sebelum beliau meninggal. Selain itu, berisi kata-kata, statemen, syair beliau dan juga kesaksian-kesaksian penting dari murid-murid beliau yang belum dipublish juga sejumlah dokumen penting dan foto pribadi yang belum dipublish sebelumnya.

Selain itu juga ensiklopedia ini berisi sejumlah artikel berbahasa Inggris tentang beliau dan juga bahasa ibrani. Pemerhati dan peneliti bisa mengetahui lebih banyak tentang Syekh Yasin dari buku ini.

Ensiklopedia ini disusun oleh tim “Sejarawan Setia” dan sejumlah dosen perguruan tinggi dengan 4 jilid (1200 halaman).

Jalan Hidup Syekh Yasin

Sementara itu, ketua I parlemen Palestina, Ahmad Bahr dalam sambutan ancama mengenang 12 tahun gugurnya Syekh Yasin bahwa Hamas antusias dalam mewujudkan persatuan nasional dalam menghadapi penjajah Israel sebagai wujud implentasi jalan yang diretas oleh Syekh Ahmad Yasin. Ia menandaskan, rekonsiliasi adalah stategi permanen Hamas.

Bahr mengingatkan pesan wasiat Syekh Yasin bahwa arena pertempuran adalah dengan penjajah Israel. karena itu, Intifadhah Al-Quds akan terus berlanjut sebagai buah dari ajaran yang ditanamkan oleh Syekh YAsin yang dikenal sebagai Syekh Intifadhah I dan II.

Keluarga Yasin

Sementara itu wakil keluarga Syekh Yasin, Nasim Yasin yang juga elit Hamas menegaskan dirinya bangga berada di keluarga besar Syekh Yasin yang mulia. Sentuhan-sentuhan Syekh Ahmad YAsin terasa dalam pembinaan dan tingkah lakunya dalam segala hal.

Ia mengingatkan, Syekh memiliki peran dalam kebangkitan Islam di Palestina. bahkan pada saat isu Palestina mulai hilang dalam balkon politik Arab. Syekh Ahmad Yasin mengajarkan, “Apa yang dirampas dengan paksa dan kekuatan tidak akan bisa diambil kecuali dengan paksa dan kekuatan”.

sumber : infopalestina.com

[islamedia/mh]

Facebook Comments