Mengenal Para Nabi Pembawa Wahyu

Sekolah Pemikiran Islam (SPI) kembali dilakukan pada Kamis (18/1/2016). Kuliah malam yang rutin diadakan seminggu sekali ini menbahas “Konsep Wahyu dan Kenabian”. Kelas dimulai pukul 19.08 ketika semua peserta telah memenuhi ruangan. Masih bertempat di Masjid Pusdai lantai 2, kuliah dibuka dan dimoderatori oleh Abdullah Tsabit seorang mahasiswa jurusan komunikasi. Peserta SPI ini mayoritas adalah mahasiswa yang berasal dari Universitas di Bandung diantaranya UNPAD, ITB, UIN, ITENAS, UNIKOM, Tel-U dan lainnya.

Di awal kuliah, Dr. Nashruddin Syarief yang juga anggota MIUMI, menjelaskan mengenai hakikat seorang rasul dan nabi. Setelah itu dia menjelaskan mengenai konsep wahyu. Pemateri menjelaskan bahwa seorang rasul diutus Allah untuk menyampaikan wahyu kepada manusia dan tanpa boleh mengubah sedikitpun dari wahyu tersebut.

Materi kali ini merupakan pertemuan ke-8 dan sudah banyak ilmu yang didapat dari SPI ini. Seperti salah satu antusias dari Dinda Realita Hawani, “Alhamdulillah tidak terasa perkuliahan ke-8 begitu menyenangkan dengan gaya penyampaian materinya dicampur dengan bahasa Sunda. Banyak ilmu yang bisa didapatkan”. Mahasiswi ITENAS ini pun menyatakan bahwa konsep wahyu dan kenabian ini perlu di ketahui karena wahyu tidak bisa dipisahkan antara subjek dan objek, dimana ada pesan dan ada penerima pesan (nabi .red).

Kuliah kali ini pembahasannya tidak terlalu panjang dan dilanjut dengan sesi diskusi. Banyak dari peserta yang bertanya dan melakukan diskusi dengan pemateri. Kelas berakhir pukul 21.10. Minggu depan, SPI akan dilanjutkan kembali dengan materi yang baru dan masih bertempat di Mesjid Pusdai lantai 2.

 

Windhi Yulianty Kartika

Related Posts

Facebook Comments