Mau Buang Sampah Nuklir, Israel Sedang Mencari Lahan Baru

Fasilitas nuklir Israel, di kota Dimona.

Islamedia – Israel sedang mencari kawasan baru untuk membuang dan mengubur sampah radioaktif dari reaktor nuklirnya di padang pasir Negev, demikian Haaretz melaporkan seperti diangkat Middle East Monitor pada Selasa (26/01/2016) lalu.

Otoritas Israel diberitakan sedang memeriksa kawasan padang pasir di bagian selatan Israel untuk tempat pembuangan material tersebut. Di antara limbah nuklir itu termasuk di air dan pakaian yang sudah terkontaminasi, yang dikabarkan menghasilkan elemen plutonium dengan radioaktivitas tinggi.

Dengan tanpa adanya alternatif tempat pembuangan sampah nuklir itu, mengharuskan Israel untuk menguburnya di dalam tangki-tangki di kedalaman bawah tanah. Namun, karena material tersebut tidak akan terurai selama puluhan ribu tahun, muncul kekuatiran atas potensi dampak kerusakan lingkungan akibat buangan sampah nuklir tersebut.

Haaretz mengutip laporan dari Pusat Riset Nuklir Negev yang mengatakan bahwa mereka sudah memeriksa potensi atas kejadian seperti gempa bumi.

Dalam laporannya tahun 2014, media Inggris The Guardian merilis bahwa Israel telah secara diam-diam dan rahasia membuat bom nuklir sejak 1950-an, di mana pemerintahan Barat termasuk Inggris dan Amerika Serikat menutup mata. Untuk keperluan senjata nuklir itu, masih menurut laporan The Guardian, Israel melakukan kegiatan penyelundupan bahan-bahan pengayaan nuklir.

Israel juga dikenal sebagai negara dengan kepemilikan senjata nuklir yang tidak mau menandatangani kesepakatan non-proliferasi nuklir (NPT). (ismed/memo/guardian)

Facebook Comments