Mahasiswa Indonesia Melihat Tragedi Paris dari Berbagai Dimensi

Muhammad Elvandi, Mahasiswa Indonesia di Paris dan Inggris (BBC Indonesia)

Islamedia – Tragedi Paris, serangkaian serangan penembakan dan pengeboman yang terjadi di Paris, Perancis, pada Jumat (13/11/2015) malam lalu mendapat respon kecaman dari dunia internasional, mulai dari pemimpin negara hingga tokoh dan politisi di Indonesia.

Lalu bagaimana tragedi dan teror Paris ini di mata Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Paris ?.

Muhammad Elvandi, WNI di Prancis yang mengambil Master Filsafat di Institut Europeen des Sciences Humaines de Paris hingga 2014 dan saat ini sedang mengambil Master kedua di University of Manchester pada program MA Political Science: Governance and Public Policy, melalui laman Facebooknya mengemukakan pendapatnya dengan berbagai dimensi melihat tragedi Paris.

Berikut kutipan dan komentar Elvandi di laman Facebooknya yang dilansir islamicgeo.com, Sabtu (14/11/2015) :

Shock, karena beberapa hari lalu, sy berada di spot tersebut, Stade de France, sangat dekat dengan kampus saya, tp sy ingin memandang Tragedi Paris dalam beberapa dimensi:

1. Berduka, kita waijb berduka atas ratusan korban tidak berdosa di Paris ‪#‎dimensikemanusiaan‬ seperti juga harus lebih berduka dengan ribuan korban tak berdosa di benua lain yang tak ramai di media

2. Mengutuk para teroris tak mengenal nilai agama itu #dimensikemanusiaan

3. Mempertanyakan para pelaku teror, siapa mereka? bagaimana bisa mendapat senjata semassif itu? ‪#‎dimensipolitik‬

4. Apakah motif mereka? siapa yang senang dengan tragedi ini? apakah negara tertentu? apakah agama tertentu? #dimensipolitik

5. Pihak yang kita anggap senang itu, apakah justru akan dirugikan pasca tragedi ini? #dimensipolitik

6. Apa dampak tragedi terhadap pihak-pihak tertuduh (dengan bukti atau tanpa bukti)? Respon apa yang akan dilakukan pemerintah Perancis? #dimensipolitik

7. Apakah respon itu berupa diskriminasi? agitasi? atau apa? #dimensipolitik

8. Apakah mungkin teroris itu justru orang-orang yang mewarisi ajaran kedamaian dalam agamanya? #dimensipolitik

9. Tapi apakah juga mungkin bahwa hulu semua tragedi ini adalah pihak yang ingin seakan dirugikan tapi ternyata diuntungkan, dengan logika dagang “pengorbanan modal untuk laba yang melimpah”? ‪#‎dimensistrategi‬

10. Apakah tidak mustahil tragedi seperti ini adalah operasi tingkat tinggi intelijen? ‪#‎dimensistragegi‬

Saya tidak punya fakta, hanya punya akal untuk merasa, berfikir dan mempertanyakan dengan kritis hingga fakta datang

Facebook Comments