Jokowi Perintahkan Hapus Syarat Pekerja Asing Mampu Berbahasa Indonesia

Islamedia – Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta penghapusan syarat kemampuan berbahasa Indonesia bagi para pekerja asing agar dapat mendongkrak iklim investasi di Indonesia.

Memang disampaikan secara spesifik oleh Presiden untuk membatalkan persyaratan berbahasa Indonesia untuk pekerja asing di Indonesia,” kata Pramono sebagaimana dilansir kompas, Jumat (21/8/2015).

Pramono menginformasikan bahwa Presiden Jokowi langsung menginstruksikan kepada Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri agar segera merevisi aturan yang tercantum dalam Permenaker Nomor 12 Tahun 2013 tersebut.

Ini dilakukan supaya investasi bisa mengalir lancar. Presiden ingin semua regulasi yang menjadi barrier direvisi termasuk peraturan di tingkat pusat dan tingkat daerah. Saat ini pemerintah akan lakukan deregulasi besar-besaran peraturan apa saja yang akan diubah, sedang dikaji di kementerian ” jelas Pramono.

Sebagai informasi, Permenaker Nomor 12 Tahun 2013 Tentang Tata Cara Penggunaan Tenaga Kerja Asing kini tengah diharmonisasi oleh Kementerian Hukum dan HAM. Sedangkan materi uji kemampuan Bahasa Indonesia dibahas bersama oleh Ditjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta) Kemnaker dengan Lembaga Pengembangan Bahasa Universitas Indonesia, yang akan ditetapkan berdasarkan level kemampuan bahasa Indonesia dengan menggunakan skor tes TOIFL (Test of Indonesian as Foreign Language).[islamedia/kompas]

Facebook Comments