Isu PKS Buka Peluang Usung Ahok Ternyata Hanya Fitnah

Islamedia –  Informasi yang berkembang bahwa Ketua Dewan Perwakilan Wilayah(DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta Selamat Nurdin mengeluarkan pernyataan bahwa PKS membuka peluang usung Ahok ternyata hanya fitnah.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Islamedia, isu tersebut hasil pemotongan pernyataan yang tidak utuh dari pihak media yang bersangkutan.

Pernyataan Selamat Nurdin itu dipotong yang menyatakan : PKS nggak menutup kemungkinan mencalonkan incumbent, Pak Ahok, bisa saja,” ujar salah seorang pengurus PKS Jakarta kepada islamedia, selasa (22/9/2015).

Berikut ini pernyataan lengkap Selamat Nurdin terkait yang dipotong:

Kalau PKS itu kan kami prosesnya harus berdasarkan hasil survei, lalu melihat kebutuhan masyarakat dan kualitas incumbent. Incumbent juga kami perhitungkan lho, jangan salah. Kalau incumbent dirasa baik, ya kami dukung.

Itu artinya PKS bisa saja mempertimbangkan untuk mendukung Gubernur Basuki Tjahaja Purnama yang merupakan incumbent. Akan tetapi, hal tersebut jika incumbent dinilai berkinerja baik.

Sikap Ahok selama ini yang kerap melontarkan komentar kasar tidak menunjukkan sikap yang baik. Hal itu yang membuat PKS enggan mendukung. Sebab, bagaimanapun juga, seorang Gubernur harus bisa bekerja sama dengan legislatifnya, bukan malah menuduh sembarangan.

Seorang gubernur seharusnya bisa menjaga diri untuk tidak melontarkan komentar yang meresahkan masyarakat. Cara Ahok untuk mengomentari sebuah masalah dinilai masih kurang bijak.

Jadi dia mancing kan dengan soal hewan kurban kemarin lalu minuman keras. Terlalu kontroversial, seperti hendak membangunkan macan yang sedang tidur.

Seandainya Ahok bisa meninggalkan sikap tersebut, bukan mustahil PKS akan tegas mendukung. Meski demikian, Selamat sendiri tidak yakin Ahok dapat berubah. Sebab, semua hal tersebut tampaknya sudah menjadi gaya dan ciri khas Ahok dalam menyikapi permasalahan.

Kalau kayak timbangan, beda berat positif dan negatifnya dia itu terlalu ekstrem. Coba kalau seimbang dan enggak seekstrem itu

Pihak PKS Jakarta menghimbau kepada media agar mengutip pernyataan harus utuh sehingga tidak menimbulkan persepsi yang berbeda dan bisa menimbulkan fitnah. [islamedia/mh]

Related Posts

Facebook Comments