Inilah Sikap Pemuda Muhammadiyah atas Pembubaran Paksa Sholat Idul Fitri di Papua

Islamedia – ┬áPimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Azhar Simanjutak sangat prihatin dengan yang dialami umat Islam di wilayah Tolikara Papua atas tragedi pembubaran pelaksanaan Sholat Idul Fitri oleh sekelompok massa di Tolikara Papua.

Di Hari yang suci yakni Idul Fitri ketika umat Islam merayakan kemenangan atas perlawanan hawa nafsu selama sebulan penuh, dan berusaha memaknai fitrah manusia yang saling menghormati antar sesama manusia, sekelompok massa justru merusak kesucian hari fitri tersebut” ujar Ketua Pemuda Muhammadiyah Dahnil Azhar melalui akun Facebook pribadinya, Jum’at (17/7/2015).

Dahnil juga memaparkan 3 sikap Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, antara lain :

1. Mendesak aparatur hukum khususnya kepolisian untuk segera menindak tegas pelaku penyerangan terhadap Umat Islam ketika melaksanakan shalat Idul Fitri, di tolikara, Papua. kepolisian harus segera bersikap tegas dan adil.

2. Menghimbau kepada umat Islam seluruh Indonesia agar menahan diri untuk tidak melakukan tindakan pembalasan yang anarkis, kita serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk menangkap dan menghukum pelaku penyerangan dan Pembakaran Masjid di Tolikara, Papua.

3. Meminta umat beragama di Papua dan seluruh Indonesia untuk menjaga toleransi umat beragama.

[islamedia/dh]

Facebook Comments