Inilah Papan Nama Masjid Baitul Muttaqin di Tolikara yang tersisa

10473
Papan Nama MASJID BAITUL MUTTAQIN Tolikara Papua

Islamedia – Berbagai pihak menyesalkan dan mengutuk aksi teror berupa pembubaran paksa Sholat Idul Fitri dan pembakaran masjid Baitul Muttaqin di Tolikara yang dilakukan kelompok jemaat GIDI (Gereja Injili Di Indonesia).

Dalam pernyataannya, kepolisian menyebutkan bahwa Kerusuhan di ibukota Kabupaten Tiom, itu terjadi Jumat (17/7) sekitar pukul 07.00 WIT, saat umat muslim melaksanakan salat Idul Idul Fitri di lapangan Makoramil 1702-11 distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua.

Sekelompok warga melakukan penyerangan dan membakar masjid di lokasi tersebut. Selain membakar masjid, mereka juga membakar 70 kios atau warung milik warga setempat dan sekitar 150 orang masih menggungsi di Koramil Karubaga, ungkap Kapolres Tolikara, AKBP Suroso.

Dalam kerusuhan Jumat pagi itu tercatat 11 orang mengalami luka-luka, kata AKBP Suroso seraya menambahkan, tiga diantaranya yang mengalami luka tembak dan sudah dievakuasi ke Jayapura.

Aksi teror ini diduga akibat surat edaran yang dikeluarkan pengurus Gereja Injili di Indonesia (GIDI) wilayah Tolikara tertanggal 11 Juli 2015.

Sebelumnya beberapa media nasional menyebut dalam pemberitaannya bahwa yang terbakar adalah Musholla, namun fakta dilapangan terungkap bahwa Masjid yang dibakar.

Dalam foto tersebut terlihat dari sisa papan nama Masjid Baitul Muttaqin yang ludes dibakar.[islamedia/YL]

Facebook Comments