Ini dia Tuntuan Kaum Buruh pada Demo Awal September

Islamedia – Pelemahan rupiah dan ancaman PHK mendorong puluhan ribu buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Indonesia (GBI) untuk melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran pada hari Selasa (1/9/2015).

Dewan Presidium GBI yang juga sekaligus Presiden KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) Said Iqbal, mengungkapkan bahwa aksi unjuk rasa tersebut akan serentak dilakukan di sejumlah kota di 20 provinsi.

Dikutip dari inilah, aksi nasional kaum buruh di ibukota rencananya akan diikuti 50 ribu buruh dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Belasi.

“Aksi ini merupakan bentuk keprihatinan nasional. Bahwa pelemahan nilai tukar rupiah terus terjadi, mengancam industri. Termasuk puluhan ribu terancam PHK. Untuk itu, kami akan melakukan aksi nasional di 20 provinsi,” ujar Said di Jakarta, Jumat (28/8/2015).

Unjuk rasa tersebut menuntut pemerintah serius membenahi perekonomian .

“Kami juga menuntut pemerintah menurunkan harga BBM. Agar beban industri tidak berat, harga-harga bisa turun. Sehingga daya beli rakyat semakin kuat. Kami juga menolak PHK dan mempertanyakan banyaknya pekerja asing masuk Indonesia,” lanjut Said.

Untuk menjaga daya beli buruh di tengah perekonomian yang melemah, KSPI bersama GBI juga menuntut upah minimum 2016 dinaikkan 22%, serta kebutuhan hidup layak sebagai landasan perhitungan upah minimum mencantumkan 84 butir. [inilah/islamedia]

Facebook Comments