Habib Rizeq Tidak Salah, Tak Perlu Minta Maaf kepada Orang Sunda

Islamedia – Pimpinan Majelis Al Ihya Bogor KH. Muhammad Husni Thamrin mengungkapkan bahwa apa yang disampaikan Habib Rizieq saat ceramah di Purwakarta bukanlah kesalahan, jadi tidak perlu meminta maaf. Sebagai seorang Muslim Habib Rizieq justru layak diapresiasi karena berani secara terbuka mengingatkan penyimpangan-penyimpangan ditengah masyarakat.

Kurang ajar melawan sama ulama, kurang ajar caci maki ke Habib Rizieq. Habib Rizieq itu benar, tugas dia untuk amar makruf nahi munkar, menyelamatkan Purwakarta yang sekarang identik dengan budaya Hindu padahal dahulunya kota santri” ujar ulama Sunda yang akrab dipanggil Abi Thamrin ini sebagaimana dilansir suara-islam, ahad(19/11/2015).

Abi Thamrin mengungkapkan bahwa tuduhan Habib Rizieq yang melecehkan budaya Sunda merupakan tuduhan yang salah, yang benar Habib Rizieq itu sedang melakukan dakwah amar makruf nahi munkar, menyelamatkan umat Islam Purwakarta dari perusakan akidah saat ini.

Dedi Mulyadi itu orang kebatinan, dahulu Purwakarta terkenal sebagai kota santri, kota tasbih, sekarang diubah sama dia. Ingin budaya Sunda Wiwitan dikembangkan, salah satunya assalamualaikum diganti jadi sampurasun” jelas abi Thamrin

Selaku Anggota Kehormatan Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Abi Thamrin juga menyatakan bahwa “Habib Rizieq tidak bersalah, dan orang Sunda tidak tersinggung. AMS yang melaporkan Habib Rizieq itu sudah ketularan sama Dedi Mulyadi“.[islamedia/mh]

Related Posts

Facebook Comments